Cara Perhitungan Tenis Meja yang Berlaku dalam Peraturan Permainan

Artikel yang membahas seputar hobi seperti menggambar, memelihara tanaman, hewan peliharaan, hingga meracik kopi.
ยทwaktu baca 2 menit
Tulisan dari Seputar Hobi tidak mewakili pandangan dari redaksi kumparan

Cara perhitungan tenis meja menjadi panduan yang perlu diketahui bagi para pemain, baik profesional maupun pemula. Dengan cara ini, pemain dapat menghitung jumlah bola masuk. Dari situ, pemain dapat mengetahui pemain mana yang memenangkan pertandingan.
Cara Perhitungan Tenis Meja
Olahraga tenis meja adalah olahraga yang mulai dikenall di Indonesia sejak tahun 1930. Pada saat itu, tenis meja hanya dapat dimainkan di balai pertemuan orang milik Belanda.
Permainan tenis meja juga sempat dijadikan sebagai suatu permainan rekreasi dan hanya boleh diikuti oleh golongan tertentu saja. Namun, saat ini permainan tenis meja dapat dimainkan oleh siapapun.
Mengutip dari dalam buku berjudul Menjadi Juara Tenis Meja, yang disusun oleh Anne Nelistya (2008), tenis meja merupakan salah satu jenis permainan bola kecil yang dilakukan di atas meja. Olahraga tenis meja dapat dimainkan dengan cara memukul bola dengan menggunakan raket yang biasa dikenal dengan sebutan bat.
Selain bat, pemain juga membutuhkan alat tambahan untuk dapat memainkan permainan tenis meja. Alat tambahan tersebut berupa net atau jaring yang berfungsi sebagai pembatas area permainan antar pemain.
Permainan ini berlangsung sangat cepat sehingga membuat pemain perlu memainkannya dengan konsentrasi yang tinggi. Olahraga tenis meja banyak dipertandingkan dalam berbagai tingkatan, baik di lingkungan warga atau bahkan pertandingan profesional baik dalam tingkat regional hingga internasional.
Seperti olahraga permainan pada umumnya, olahraga permainan tenis meja juga memiliki peraturan khusus, yaitu dalam segi perhitungan poin. Berikut ini adakah cara perhitungan tenis meja yang dapat dijadikan sebagai panduan dalam menghitung poin yang diperoleh pemain.
Seorang pemain dapat memperoleh dua poin dalam satu kali permainan. Dalam setiap putaran atau satu set pertandingan, poin maksimal yang dapat dikumpulkan pemain adalah dengan sistem rally point atau yang setara dengan sebanyak 11 poin.
Pemain dapat dikatakan memenangkan permainan jika telah mencapai poin 11 terlebih dahulu dibandingkan dengan pemain lawan. Jika poin perolehan dari pertandingan bernilai seri atau deuce dengan nilai poin 10-10, maka pemain dalam pertandingan harus melakukan servis secara bergantian.
Setelah servis dilakukan bergantian, pemain dapat memenangkan pertandingan pada set tersebut jika pemain telah meraih poin unggul sebanyak dua poin. Contohnya 12-10, 13-11, 14-12 dan juga seterusnya.
Demikian cara perhitungan tenis meja yang dapat dijadikan sebagai panduan dalam menentukan pemain yang memenangkan pertandingan bola tenis. (DAP)
