Konten dari Pengguna

Cara Semai Bibit Hidroponik dan Waktunya yang Tepat

Seputar Hobi

Seputar Hobi

Artikel yang membahas seputar hobi seperti menggambar, memelihara tanaman, hewan peliharaan, hingga meracik kopi.

·waktu baca 3 menit

comment
0
sosmed-whatsapp-white
copy-circle
more-vertical

Tulisan dari Seputar Hobi tidak mewakili pandangan dari redaksi kumparan

Ilustrasi Cara Semai Bibit Hidroponik, Foto: Pexels/Anna Shvets
zoom-in-whitePerbesar
Ilustrasi Cara Semai Bibit Hidroponik, Foto: Pexels/Anna Shvets

Bibit tanaman hidroponik adalah bibit yang memang telah dirancang khusus untuk ditanam menggunakan metode hidroponik. Bagi yang ingin mencoba menanamnya, ketahui dahulu cara semai bibit hidroponik dan waktunya yang tepat.

Mengutip dari Apa itu Hidroponik?, (2021), dalam situs dinperta.bojonegorokab.go.id, hidroponik sendiri juga dikenal sebagai soilless culture atau budidaya tanaman tanpa tanah.

Jadi, hidroponik berarti budidaya tanaman yang memanfaatkan air dan tanpa menggunakan tanah sebagai media. Namun, kebutuhan nutrisi tanaman tetap harus terpenuhi agar tanaman dapat tumbuh dengan baik.

Cara Semai Bibit Hidroponik dan Waktunya

Ilustrasi Cara Semai Bibit Hidroponik, Foto: Pexels/Jonathan Vincent

Cara semai bibit hidroponik ini memiliki teknik tersendiri. Hidroponik adalah suatu metode budidaya tanaman yang menggunakan media tanam air. Meski begitu, ada beberapa tanaman yang membutuhkan media tanam tambahan.

Mengutip dari Materi mengenai hidroponik dan panduan penyemaian benih hidroponik, oleh Joel Aristo Nicander De Jesus, (2020), dalam situs kkn.undiksha.ac.id, dengan menyemai sendiri bibit hidroponik maka akan tahu kualitas benih.

Tidak hanya itu saja, petani juga bisa mendapatkan hasil maksimal. Berbeda jika menggunakan bibit siap tanam. Biasanya bibit yang disemai menggunakan tanah hasil panen hasilnya kurang memuaskan.

Dalam penelitian yang dilakukan oleh Joel Aristo Nicander De Jesus, (2020), dalam situs kkn.undiksha.ac.id, media yang digunakan adalah rockwool.

Rockwool sendiri merupakan media tanam hidroponik yang terbuat dari dari bebatuan basalt yang dipanaskan dalam suhu yang cukup tinggi. Sebelum ke panduan semai bibit, potong rockwool terlebih dahulu. Caranya yaitu:

  1. Gunakan rockwool dengan ukuran 15(p) x 12,5(l) x 7,5(t) cm.

  2. Kemudian, potong sisi 7,5 cm (t) menjadi 3 bagian.

  3. Selanjutnya silakan potong sisi 12,5 cm (l) menjadi 4 bagian.

  4. Langkah terakhir, potong sisi 15 cm (p) menjadi 5 bagian.

  5. Rockwool siap digunakan untuk semaian.

Setelah rockwool siap untuk digunakan. Selanjutnya, simak langkah-langkah untuk menyemai bibit hidroponik sebagai berikut:

  1. Pertama, potong rockwool dengan ukuran 2,5 x 2,5 x 2,5 cm.

  2. Lalu, celupkan rockwool dalam air, kemudian susun di dalam sebuah nampan dan beri lubang.

  3. Selanjutnya, masukkan satu benih ke dalam satu lubang.

  4. Sirami air setiap pagi, taruh ditempat yang terkena sinar matahari langsung.

  5. Berikan nutrisi setelah daun tumbuh, biasanya umur 3/5 hari.

  6. Bibit siap dipindah ketika daun sudah 4 dan akar muncul, biasanya umur 7-14 hari.

Untuk waktu semai, petani bisa juga menggunakan teknik rendam benih di dalam air hangat kuku terlebih dahulu selama sekitar 3 jam, lalu tiriskan. Kemudian, bisa mengikuti langkah-langkah di atas.

Itulah cara semai bibit hidroponik dan waktunya yang tepat agar tanaman tumbuh sehat. Jaga selalu kelembaban rockwool, jangan sampai kering atau terdapat genangan air. Siram dengan air setiap harinya. (IF)

Baca juga: Hidroponik: Kelebihan, Kekurangan, dan Contohnya