Konten dari Pengguna

Cara Semai Cabai Cepat Tumbuh yang Benar

Seputar Hobi

Seputar Hobi

Artikel yang membahas seputar hobi seperti menggambar, memelihara tanaman, hewan peliharaan, hingga meracik kopi.

·waktu baca 3 menit

comment
0
sosmed-whatsapp-white
copy-circle
more-vertical

Tulisan dari Seputar Hobi tidak mewakili pandangan dari redaksi kumparan

Ilustrasi Cara Semai Cabai Cepat Tumbuh, Pexels/Yakup Tuğ
zoom-in-whitePerbesar
Ilustrasi Cara Semai Cabai Cepat Tumbuh, Pexels/Yakup Tuğ

Dengan cara semai cabai cepat tumbuh yang benar, proses dapat dipercepat dan mendapatkan hasil yang optimal. Menanam cabai bisa menjadi tantangan tersendiri, terutama jika ingin benih cepat tumbuh.

Dikutip dari buku Budi Daya Cabai Unggul, Asep Harpenas, R. Dermawan, (2009:5), tanaman cabai (Capsicum annuum L.) berasal dari dunia tropika dan sub tropika Benua Amerika, khususnya Kolombia dan Amerika Selatan.

Bukti budidaya cabai pertama kali ditemukan dalam tapak galian sejarah Peru dan sisaan biji yang telah berumur lebih dari 5.000 tahun SM di dalam gua yang terletak di Tehuacan, Meksiko.

Cara Semai Cabai Cepat Tumbuh

Ilustrasi Cara Semai Cabai Cepat Tumbuh, Pexels/Deepak Ramesha

Dikutip dari buku Peluang Usaha & Budidaya Cabai, Warisno, Kres Dahana, (2010:50), ada 2 cara semai cabai cepat tumbuh dan masing-masing metode mempunyai kelebihan dan kekurangannya. Berikut adalah cara semai cabai agar cepat tumbuh.

1. Penyemaian Langsung ke Polybag

Penyemaian ini adalah penyemaian yang paling mudah, yaitu dengan menanam biji dalam polybag kecil yang telah diisi dengan media tanam.

Tinggal menunggu bibit cukup dewasa untuk ditanam di lahan. Kelebihan metode penyemaian ini, di antaranya mudah dilakukan, hemat tenaga kerja, dan relatif lebih cepat

Kekurangannya adalah jika terdapat benih dalam polybag yang tidak tumbuh, berarti terdapat kerugian biaya polybag dan tenaga kerja.

Termasuk cara semai cabai cepat tumbuh, kekurangannya yang lain adalah jika polybag diisi dengan benih baru, maka umur bibit menjadi tidak seragam.

2. Penyemaian ke Bedeng Persemaian

Penyemaian benih dengan terlebih dahulu menyemai di lahan memang lebih sulit dan relatif lebih lama.

Selain itu, penyemaian benih juga harus dilakukan dengan baik dan tidak terlalu rapat untuk memudahkan bibit ke polybag. Namun kelebihannya juga cukup banyak.

Dikutip dari situs pertanian.ngawikab.go.id, berikut adalah cara penyemaian cabai ke bedeng persemaian.

  1. Sebelum disemai, benih direndam dahulu dalam air hangat (50 derajat celsius) atau larutan previcur N (1 cc/l) selama 1 jam.

  2. Benih disebar secara merata pada bedengan persemaian dengan media berupa campuran tanah dan pupuk kandang/kompos (1:1), lalu ditutup dengan menggunakan daun pisang selama 2 hingga 3 hari.

  3. Bedengan persemaian diberi naungan atau atap dari kasa/plastik transparan/screen, kemudian persemaian ditutup dengan screen untuk menghindari serangan organisme pengganggu tumbuhan (OPT).

  4. Setelah berumur 7-8 hari, bibit cabai dipindahkan ke dalam bumbunan daun pisang/pot plastik dengan media yang sama (tanah dan pupuk kandang steril).

  5. Lakukan penyiraman setiap hari.

  6. Bibit siap ditanam di lapangan setelah berumur 4 hingga 5 minggu.

Demikianlah penjelasan cara semai cabai cepat tumbuh. Dengan perawatan yang tepat dan konsisten, cabai akan tumbuh subur dan siap dipindahkan ke lahan dalam waktu singkat.

Baca juga: Apakah Cabai Termasuk Tanaman Hortikultura? Cek Faktanya di Sini