Cara Semai Kangkung dari Biji yang Tepat untuk Hasil yang Memuaskan

Artikel yang membahas seputar hobi seperti menggambar, memelihara tanaman, hewan peliharaan, hingga meracik kopi.
·waktu baca 2 menit
Tulisan dari Seputar Hobi tidak mewakili pandangan dari redaksi kumparan

Cara semai kangkung dari biji mudah dan bisa dilakukan di rumah, bahkan oleh pemula sekalipun.
Dikutip dari situs dinastph.lampungprov.go.id, kangkung (Ipomoea spp.) adalah salah satu sayuran daun yang paling populer di Asia Tenggara.
Tanaman ini juga dikenal dengan nama swamp cabbage, water convolvulus, dan water spinach. Daun kangkung adalah sumber protein, besi, kalsium, dan vitamin A.
Cara Semai Kangkung dari Biji
Menyemai kangkung dari biji cukup mudah. Berikut adalah cara semai kangkung dari biji.
1. Siapkan Alat dan Bahan
Berikut adalah alat dan bahan yang dapat disiapkan untuk menyemai kangkung dari biji.
Biji kangkung (pastikan dari varietas unggul).
Media tanam, yakni campuran tanah, kompos, dan sekam bakar dengan perbandingan 2:1:1.
Wadah semai seperti tray semai, polybag kecil, atau baskom kecil.
Air Untuk penyiraman.
Sprayer (opsional), agar air merata saat menyiram.
2. Rendam Biji Kangkung
Rendam biji kangkung dalam air hangat (suhu sekitar 40–50°C) selama 4–6 jam. Biji kangkung yang tenggelam biasanya lebih baik untuk ditanam. Biji yang mengapung sebaiknya dibuang.
3. Siapkan Media Tanam
Isi wadah semai dengan media tanam yang sudah dicampur rata. Pastikan media tidak terlalu padat agar akar kangkung dapat berkembang dengan baik.
4. Penanaman Biji
Tahap selanjutnya dari cara semai kangkung dari biji adalah penanaman biji. Tanam biji kangkung sekitar 1–1,5 cm ke dalam media tanam. Tutup tipis biji dengan tanah, jangan terlalu tebal agar biji mudah berkecambah.
5. Penyiraman
Siram media tanam dengan air secukupnya, jangan sampai menggenang. Lakukan penyiraman setiap pagi dan sore menggunakan sprayer untuk menjaga kelembapan.
6. Tempatkan di Lokasi yang Tepat
Letakkan wadah semai di tempat yang cukup terang, tetapi tidak terkena sinar matahari langsung pada awal pertumbuhan.
7. Tunggu Perkecambahan
Biji biasanya mulai berkecambah dalam 2–3 hari. Setelah tumbuh daun sejati (daun kedua atau ketiga), bibit kangkung bisa dipindahkan ke lahan atau pot yang lebih besar jika diperlukan.
8. Pemindahan dan Perawatan Lanjutan (Opsional)
Jika menyemai di tray atau polybag kecil, pindahkan ke tempat tumbuh permanen setelah bibit berumur 7–10 hari. Pastikan kangkung mendapat sinar matahari penuh setelah usia 10 hari agar pertumbuhannya optimal.
Demikianlah cara semai kangkung dari biji. Cara ini tidak hanya praktis, tetapi juga memastikan mendapatkan kangkung segar dan sehat langsung dari kebun sendiri. Selamat mencoba! (Mey)
Baca juga: Cara Semai Kangkung Hidroponik yang Baik dan Benar untuk Para Pemula
