Cara Semai Kangkung Hidroponik yang Mudah untuk Pemula

Artikel yang membahas seputar hobi seperti menggambar, memelihara tanaman, hewan peliharaan, hingga meracik kopi.
·waktu baca 2 menit
Tulisan dari Seputar Hobi tidak mewakili pandangan dari redaksi kumparan

Kangkung merupakan salah satu opsi tanaman yang bisa menggunakan metode hidroponik. Cara semai kangkung hidroponik tidak terlalu sulit.
Beberapa peralatan yang perlu dipersiapkan dalam proses penyemaian kangkung dengan sistem hidroponik antara lain wadah (baskom, besek, atau polybag), benih, dan nutrisi hidroponik.
Bagi para pamula yang ingin mengetahui cara semai kangkung hidroponik dengan mudah, mari simak pembahasannya di bawahi ni.
Cara Semai Kangkung Hidroponik
Dikutip dari buku Panen Sayuran Hidroponik Setiap Hari karya Untung Prasetio, menanam kangkung bisa langsung dengan menebar benih di media tanam lalu ditutup dengan tanah halus.
Selain bisa langsung ditanam, benih kangkung juga bisa melalui proses semai terlebih dahulu.
Berikut adalah cara semai kangkung hidroponik yang dapat diterapkan dengan mudah oleh para pemula.
1. Seleksi Benih
Benih kangkung yang akan disemai lalu direndam semalaman dalam wadah. Keesokan harinya, pisahkan benih yang tenggelam dan mengapung.
Benih yang baik adalah benih yang tenggelam. Penyemaian bisa dilakukan dengan menggunakan benih yang tenggelam.
2. Penyemaian Benih
Tahapan penyemaian benih kangkung hidroponik dengan media tanam kain basah, antara lain:
Bungkus benih dengan kain basah.
Pastikan tidak terlalu banyak benih dalam satu wadah.
Siram lagi dengan air hangat hingga cukup basah.
Tanam dengan kedalaman 1 cm.
Taruh pada tempat teduh yang tidak terkena matahari langsung.
Opsi lain untuk menyemai benih bisa menggunakan wadah baskom dan besek. Berikut adalah caranya.
Letakkan besek di atas baskom.
Masukkan air hingga menyentuh dasar besek.
Tebar benih di dalam besek secara merata.
3. Perawatan Kangkung
Perawatan tanaman kangkung bisa dilakukan dengan penambahan cairan nutrisi. Cairan ini nantinya berguna untuk mempercepat proses pertumbuhan tanaman.
Air nutrisi hidroponik juga harus rutin dicek kondisinya. Kalau air berbau tidak sedap, artinya harus segera diganti dengan yang baru.
Itulah berbagai cara semai kangkung hidroponik yang mudah untuk pemula.
Penyemaian benih kangkung umumnya hanya membutuhkan waktu 5 hari.
Pada hari ke-6, kangkung dapat dipindahkan ke media tanam. Memasuki hari ke-7, perawatan pada kangkung sudah bisa dilakukan. Sedangkan proses panen kangkung biasanya dilakukan pada usia 20-25 hari. (SP)
