Konten dari Pengguna

Cara Stek Bambu Kuning sebagai Tanaman Hias di Halaman

Seputar Hobi

Seputar Hobi

Artikel yang membahas seputar hobi seperti menggambar, memelihara tanaman, hewan peliharaan, hingga meracik kopi.

·waktu baca 3 menit

comment
0
sosmed-whatsapp-white
copy-circle
more-vertical

Tulisan dari Seputar Hobi tidak mewakili pandangan dari redaksi kumparan

cara stek bambu kuning, Pexels/Suki Lee
zoom-in-whitePerbesar
cara stek bambu kuning, Pexels/Suki Lee

Memperbanyak tanaman bambu kuning bukan hanya dari tunas saja tetapi bisa dengan teknik stek batang. Namun sebelum melakukan penanaman, sebaiknya cari tahu bagaimana cara stek bambu kuning yang benar.

Penerapan cara stek yang benar dapat mempercepat pertumbuhan bambu kuning. Tentu akan menguntungkan bagi penanam yang ingin rumahnya terlihat lebih indah, asri, dan memiliki udara sejuk.

Mengutip buku Ampuhnya Tanaman Hias bagi Kesehatan dan Kecantikan, Dewi P. (2019), ada jenis bambu kuning yang cocok untuk mempercantik rumah, yaitu bambu kuning Jepang. Jenis ini memiliki batang kecil yang mendukung ditanam di dalam pot.

Cara Stek Bambu Kuning sebagai Tanaman Hias

cara stek bambu kuning, Pexels/Marian Florinel Condruz

Daripada perkembangbiakan dengan tunas, penerapan cara stek bambu kuning yang tepat malah mempercepat perkembangbiakan tanaman satu ini.

1. Pemilihan Batang Bambu untuk Bibit

Meski tumbuh pada rimpang yang sama, tetapi tidak semua bambu kuning cocok dijadikan bibit. Pemilihan bibit paling unggul sangat disarankan agar tanaman bambu yang tumbuh dari metode stek batang hasilnya bagus. Berikut ketentuannya.

  • Ambil cabang batang kecil, kira-kira berukuran 5 mm - 7 mm.

  • Pilih batang yang muncul pada ruas setinggi 0 - 15 m.

  • Sebaiknya pilih batang yang mudah dijangkau agar tidak melukai bibit bambu kuning saat proses pemotongan.

  • Potong batang menggunakan pisau atau gunting yang tajam, untuk menghindari memar pada batang bambu.

  • Potong tepat di bawah ruasnya.

  • Ambil minimal dua ruas, ruas bawah untuk ditanam, sementara ruas atas untuk area tumbuh.

2. Tahap Penanaman

Selain memilih bibit, tahapan penting lain yang sangat menentukan tingkat kesuburan tanaman bambu ada pada tahap penanaman. Berikut ulasan selengkapnya.

  • Rendam bibit bambu kuning pada rooting hormon atau larutan fungisida.

  • Perendaman dilakukan sekitar 3 - 8 jam, atau sesuaikan kebutuhan.

  • Setelah melalui proses tersebut, tanam bibit bambu kuning di polybag sewaktu sore hari.

  • Media tanam yang bisa digunakan berupa kompos, cocopeat, tanah, pasir, atau campuran beberapa di antaranya.

  • Letakkan bambu kuning yang selesai ditanam di green house atau bisa juga menutupinya dengan sungkup plastik.

  • Tujuannya adalah untuk menjaga suhu hangat yang memacu pembentukan akar dan dau baru.

  • Nantinya, akar dan daun bambu akan tumbuh dalam kurun waktu 2-4 minggu.

  • Jika ingin memindahkannya ke media tanam yang lebih besar, tunggu hingga akar keluar dari polybag.

Baca juga: Cara Panen Madu Klanceng dengan Aman

Sedikit catatan, saat menerapkan cara stek bambu kuning pada proses pemindahan media tanam, kurun waktu pertumbuhannya bisa lebih dari 2-4 minggu. Perkirakan saja kapan bibit bambu kuning siap dipindah ke media tanam baru.