Konten dari Pengguna

Cara Stek Pucuk Merah dan Perawatannya usai Ditanam

Seputar Hobi

Seputar Hobi

Artikel yang membahas seputar hobi seperti menggambar, memelihara tanaman, hewan peliharaan, hingga meracik kopi.

·waktu baca 3 menit

comment
0
sosmed-whatsapp-white
copy-circle
more-vertical

Tulisan dari Seputar Hobi tidak mewakili pandangan dari redaksi kumparan

Cara Stek Pucuk Merah, Unsplash/Agung hendri
zoom-in-whitePerbesar
Cara Stek Pucuk Merah, Unsplash/Agung hendri

Selain dari biji, faktanya tanaman hias pucuk merah juga bisa dikembangbiakkan dengan teknik stek batang. Bagi yang tertarik menggunakan teknik tersebut, penting untuk terlebih dahulu mengetahui cara stek pucuk merah.

Tanaman pucuk merah sendiri merupakan tanaman hias yang kini tengah populer di Indonesia. Biasanya, tanaman ini di tanam di halaman rumah, halaman perkantoran, dan pinggi jalan raya untuk mengurangi polusi udara.

Pucuk merah atau Syzygium oleana merupakan tanaman perdu yang memiliki daun muda berwarna kemerahan. Hal itulah yang menjadi penyabab mengapa tanaman satu ini disebut sebagai pucuk merah.

Cara Stek Pucuk Merah dan Perawatannya

Ilustrasi Cara Stek Pucuk Merah, Unsplash/Sandie Clarke

Dikutip dari buku Budidaya Tanaman Pucuk Merah dengan Metode Stek, Budiati, (2022:138), berikut cara stek pucuk merah dan perawatannya yang tepat.

1. Persiapan Bibit Tanaman

Tahapan pertama adalah mempersiapkan bibit pucuk merah unggul. Maksudnya adalah yang sehat dan tidak terlalu muda. Lebih jelasnya, coba simak ulasan di bawah ini.

  • Potong batang dengan panjang 20-25 cm menggunakan pisau yang tajam dan steril.

  • Buang bagian daun tanaman, sisakan 2-3 helai daun muda di bagian pucuk.

  • Runcingkan batang bagian bagian bawah, kemudian rendam ke dalam larutan fungisida dosis rendah selama 5-10 menit.

  • Jika sudah, angkat bibit pucuk merah, kemudian keringkan dengan mengangin-anginkannya.

2. Penanaman Bibit Stek ke Media Tanam Sementara

Sebelum dipindahkan ke media tanam sementara, penting untuk mempersiapkan media tanam yang subur. Gunakan perbandingan 1:1 untuk tanah gembur dan pupuk kandang.

Media tanam yang sudah jadi kemudian masukkan ke polybag berukuran 10-15 cm, kemudian diamkan 1 minggu.

Mengenai cara pemindahan bibit ke media tanam akan dibahas pada ulasan berikut:

  • Oleskan hormon auksin pada batang bibit yang telah doruncingkan.

  • Buat lubang pada media tanam sedalam 0,5-1 cm.

  • Tanam batang stek yang telah diolesi hormon, kemudian tutup dan ratakan.

  • Selanjutnya, siram sampai air siramannya keluar dari polybag.

  • Letakkan polybag di tempat teduh, kering, dan tidak terpapar sinar matahari langsung ataupun terkena hujan.

  • Siram setidaknya dua kali sehari saat pagi dan sore hari.

  • Apabila tanaman sudah berusia dua minggu, polybag dapat dipindahkan di tempat yang lebih terbuka dan terpapar sinar matahari langsung.

3. Perawatan

Sama halnya dengan tanaman hias lainnya, pucuk merah juga perlu dirawat dengan cara disiram, dipupuk, dan dipangkas secara berkala.

Penyiraman tidak perlu dilakukan terlalu sering, cukup dua kali sehari saja di waktu pagi dan sore hari. Terkait pemupukan, lakukan pemupukan setiap dua bulan sekali menggunakan pupuk kandang atau pupuk kimia yang ditaburkan disekeliling tanaman.

Jika cabang tanaman sudah tampak tidak rapi, pangkas cabang tanaman. Biasanya, pemangkasan akan dilangsukan setiap 3 bulan sekali. Perawatan ini juga berguna untuk membuat pucuk merah tampak rapi dan daun mudanya tumbuh lebat.

Baca juga: Cara Menanam Bunga Telang dari Batang dengan Benar

Demikianlah penjelasan seputar cara stek pucuk merah dan perawatannya yang penting untuk diketahui penggemar tanaman tersebut.