Konten dari Pengguna

Cara Stek Stevia yang Mudah Dipraktikkan Pemula

Seputar Hobi

Seputar Hobi

Artikel yang membahas seputar hobi seperti menggambar, memelihara tanaman, hewan peliharaan, hingga meracik kopi.

·waktu baca 2 menit

comment
0
sosmed-whatsapp-white
copy-circle
more-vertical

Tulisan dari Seputar Hobi tidak mewakili pandangan dari redaksi kumparan

Ilustrasi Cara Stek Stevia, Pexels/Helena Lopes
zoom-in-whitePerbesar
Ilustrasi Cara Stek Stevia, Pexels/Helena Lopes

Informasi mengenai cara stek stevia belakangan ini kerap diperbincangkan karena ada banyak orang yang membutuhkan tanaman ini, baik untuk memenuhi kebutuhan pribadi maupun pabrik pemanis besar.

Dikutip dari buku Stevia: Budidaya Manfaat Dan Pemasarannya, Busono Edi, dkk, (2015:43), dijelaskan bahwa stevia merupakan tanaman bercitarasa manis yang dapat dijadikan sebagai pengganti gula.

Kabar baiknya, tanaman tersebut bisa digunakan untuk mengontrol kadar gula darah dalam tubuh. Hanya saja konsumsinya tidak boleh bersamaan dengan konsumsi obat penurun kadar gula darah agar tidak sampai terjadi hipoglikemia.

Cara Stek Stevia

Ilustrasi Cara Stek Stevia, Unsplash/OPPO Find X5 Pro

Bagi yang ingin mengembangbiakkan stevia secara efektif dan lebih cepat, pastikan untuk mengetahui step by step cara stek stevia. Bagaimana itu? Simak penjelasan lengkapnya di bawah ini:

  • Pilih lokasi yang mendapat sinar matahari penuh, minimal enam jam per hari.

  • Siapkan media tanam yang kaya akan zat hara dan berdrainase baik.

  • Potong batang stevia yang sudah tumbuh, panjangnya sekitar 6–8 inci, tepat di bawah ruas daun.

  • Kupas daun dari sepertiga bagian bawah setiap batang.

  • Celupkan bagian bawah batang ke dalam hormon perakaran untuk mendorong pertumbuhan akar.

  • Tanam stek dengan membenamkan satu inci bagian bawah batang ke dalam tanah pot.

  • Jaga agar tanah tetap lembap.

  • Setelah empat minggu, stek seharusnya sudah berakar dan bisa dipindahkan ke kebun.

Setelah masa tanam, tevia dapat dipanen ketika berumur 40–60 hari. Sementara untuk pemanenan berikutnya bisa dilakukan setiap 30–60 hari sekali, sesuaikan saja dengan kebutuhan dan kondisi tanaman.

Sebagai tambahan informasi, sebaiknya jangan berikan pupuk kimia pada stek stevia.

Sebab, kandungan di dalam pupuk kimia dapat memengaruhi tingkat kemanisan stevia secara signivikan. Oleh karenanya, usahakan untuk memberi pupuk organik saja, baik itu dari pupuk kandang atau lainnya.

Baca juga: 3 Cara Memangkas Pucuk Merah agar Tetap Rimbun dan Cantik

Demikianlah ulasan seputar cara stek stevia yang dapat dipraktikkan sendiri di rumah. Jangan lupa untuk selalu menggunakan bibit terbaik supaya hasil stek juga bagus dan tumbuh subur tanpa penyakit.