Cara Tabulampot Belimbing Madu agar Cepat Berbuah Lebat

Artikel yang membahas seputar hobi seperti menggambar, memelihara tanaman, hewan peliharaan, hingga meracik kopi.
·waktu baca 2 menit
Tulisan dari Seputar Hobi tidak mewakili pandangan dari redaksi kumparan

Cara tabulampot belimbing madu yang benar memungkinkan untuk menikmati buah segar di rumah meskipun memiliki lahan terbatas.
Dikutip dari buku Sukses Bertanam Belimbing Manis di Pekarangan dan Perkebunan, Eva Rianty Lubis, (2023:60), belimbing adalah salah satu jenis tanaman yang dapat dijadikan tabulampot karena beberapa alasan.
Cara Tabulampot Belimbing Madu
Dikutip dari buku Sukses Bertanam Belimbing Manis di Pekarangan dan Perkebunan, Eva Rianty Lubis, (2023:61), peningkatan produksi buah belimbing dalam pot dapat dilakukan asal dirawat dengan baik. Berikut adalah cara tabulampot belimbing madu.
1. Persiapan Pot
Jenis pot yang dapat digunakan dapat terbuat dari kayu, semen, bambu, dan drum bekas. Ukuran pot minimal 30 cm.
Jika ingin menjadikan belimbing sebagai usaha, maka diameter pot harus lebih besar, kurang lebih 50 hingga 60 cm dengan tinggi 40 hingga 60 cm. Pada dasar pot dibuat lubang-lubang untuk pembuangan air.
2. Persiapan Media Tanam
Media tanam yang dibutuhkan adalah campuran tanah kebun, pasir, dan pupuk kandang dengan perbandingan 1:1:1.
Cara memasukkannya ke dalam pot adalah sebagai berikut:
Tutup lubang pot. Dasar pot diisi dengan lubang penyaring semisal pecahan genting, pasir, atau kerikil dengan ketinggian 5 cm.
Tutup media tanam di atas penyaring dengan ketinggian 1 cm dari bibir pot. Siram dan biarkan kurang lebih 7 hari.
3. Proses Penanaman
Berikut adalah langkah-langkah penanaman belimbing dalam pot:
Buat lubang di tengah media tanam dalam pot yang berukuran lebih besar daripada pollybag tempat bibit.
Keluarkan bibit dari dalam pollybag.
Lakukan penanaman bibit beserta tanah ke dalam lubang tanam.
Tutup lubang dengan tanah galian sebelumnya.
Tambahkan pengapit yang terbuat dari bambu atau kayu agar bibit tumbuh tegak dengan baik.
Lakukan penyiraman dengan rutin.
Dapat juga menambahkan dedaunan kering atau serbuk gergaji untuk mencegah terjadinya erosi.
4. Proses Perawatan
Berikut adalah beberapa proses perawatan belimbing dalam pot yang wajib dilakukan:
Tidak boleh meletakkan pot dalam keadaan miring.
Selesai melakukan penanaman belimbing, letakkan pot di tempat yang teduh. Sebulan kemudian, pot bisa dipindahkan ke tempat yang terkena sinar matahari secara langsung minimal 5 jam sehari.
Lakukan penyiraman 1 hingga 2 kali sehari. Air untuk penyiraman harus bersih dan tidak tercemar.
Lakukan pemupukan secara rutin sebanyak 1 sendok makan dengan perbandingan 15:15:15.
Lakukan pemangkasan secara rutin dan teratur.
Demikianlah penjelasan dari cara tabulampot belimbing madu agar cepat berbuah lebat. (Mey)
Baca juga: Jarak Tanam Belimbing Wuluh yang Baik untuk Pertumbuhan
