Cara Ternak Ayam Pedaging Rumahan agar Sukses

Artikel yang membahas seputar hobi seperti menggambar, memelihara tanaman, hewan peliharaan, hingga meracik kopi.
·waktu baca 2 menit
Tulisan dari Seputar Hobi tidak mewakili pandangan dari redaksi kumparan

Ternak ayam pedaging menjadi salah satu ide bisnis cemerlang saat ini, sebab kebutuhan daging setiap harinya terus meningkat.
Proses ternak ayam pedaging membutuhkan planning yang tepat agar bisa berhasil. Lantas bagaimana cara ternak ayam pedaging rumahan agar sukses?
Ketahui cara ternak ayam pedaging bagi pemula dalam uraian berikut ini.
Cara Ternak Ayam Pedaging Rumahan
Dr. Ir. Muhammad Rasyaf dalam buku berjudul Panduan Beternak Ayam Pedaging menjelaskan bahwa ayam pedaging diternak untuk diambil dagingnya.
Ketika memilih menjalankan ternak ayam pedaging ini, ada beberapa hal yang wajib dipersiapkan dahulu. Berikut penjelasannya.
1. Riset Kebutuhan Pasar
Langkah pertama yang wajib dilakukan adalah riset kebutuhan pasar. Cara ini dilakukan agar bisa menentukan jenis ayam pedaging yang tepat. Mengingat ayam pedaging ada berbagai jenis, misalnya ayam kampung dan ayam negeri atau boiler.
2. Menyiapkan Modal Usaha
Langkah selanjutnya adalah menyiapkan modal usaha untuk ayam pedaging rumahan. Besar kecilnya modal sangat berpengaruh terhadap keberlangsungan usaha. Perencanaan modal yang perlu diperhatikan adalah:
Menghitung modal awal untuk pembelian barang-barang berikut:
Kandang ayam ukuran 5 x 5.
Peralatan minum dan makan ayam.
Peralatan penunjang lainnya.
Menghitung modal operasional untuk pemberian berikut:
Siapkan dahulu 100- 500 bibit ayam.
Karung pakan.
Kebutuhan listrik.
Suplemen sekaligus vaksin.
Dari total keseluruhan di atas, akan ditemukan berapa jumlah modal yang perlu dipersiapkan.
3. Menyediakan Lokasi Peternakan Ayam Pedaging
Siapkan lokasi dengan luas lahan yang tepat. Di mana luas peternakan sekitar 1-2 m cukup untuk 8-12 ekor ayam. Jika ayam yang diletakkan dalam lokasi lebih banyak, maka ayam bisa stres dan mati.
Pastikan juga lokasi tidak dekat dengan pemukiman warga, sebab sangat mengganggu lingkungan dari baunya dan lalat yang ditimbulkan.
Untuk ayam kampung cocok diletakkan pada kandang dengan lahan terbuka penuh rumput. Sedangkan, ayam broiler lebih suka lahan bersih dan sirkulasi udaranya yang baik.
4. Carilah Bibit Ayam Pedaging Berkualitas
Carilah bibit DOC ayam berkualitas. Bibit DOC merujuk kepada anakan ayam yang berusia belum 10 hari atau anak ayam yang baru menetas. Pembeli juga harus menyiapkan vaksin dan obat agar bibit ayam terhindari dari penyakit dan bisa tumbuh sehat dan besar.
Demikian penjelasan tentang cara ternak ayam pedaging rumahan agar sukses yang bisa dicoba. (eK)
