Cara Ternak Jangkrik untuk Pemula agar Panen Setiap Minggu

Artikel yang membahas seputar hobi seperti menggambar, memelihara tanaman, hewan peliharaan, hingga meracik kopi.
ยทwaktu baca 2 menit
Tulisan dari Seputar Hobi tidak mewakili pandangan dari redaksi kumparan

Jangkrik adalah salah satu jenis serangga yang banyak dijadikan pakan hewan peliharaan dan hewan ternak. Tidak heran, peluang bisnis ini sangat cerah. Terlebih lagi, cara ternak jangkrik sangatlah mudah. Jadi, siapa saja bisa beternak jangkrik.
Semakin kesini, permintaan jangkrik juga semakin besar. Utamanya, jangkrik digunakan untuk pakan ikan, burung, dan reptil. Kondisi ini bisa kamu manfaatkan untuk membuka peternakan jangkrik sendiri. Dengan perawatan yang mudah, jangkrik bisa panen setiap minggu.
Agar kamu semakin paham, simak tata caranya dalam penjelasan berikut!
Cara Beternak Jangkrik untuk Pemula
Farry Burhadi Paimin dalam buku berjudul Sukses Beternak Jangkrik menjelaskan bahwa pelaksanaan pengembangbiakan jangkrik diawali dengan pemilihan induk. Hal ini dilakukan agar diperoleh telur jangkrik yang berkualitas dan tidak abnormal.
Induk yang dipilih juga harus bagus. Induk yang bagus biasanya berasal dari tangkapan di alam sebab umumnya mempunyai ketahanan tubuh yang cukup baik.
Jika sulit memperoleh induk yang demikian, carilah induk dari hasil peternakan. Namun, untuk induk jantan, sebaiknya cari di alam supaya agresif.
Jika induk betina dan induk jantan sama-sama dihasilkan dari satu peternakan, kemungkinan besar akan menghasilkan keturunan yang abnormal. Kalau terpaksa, perkawinan jantan dan betina dari satu peternakan bisa ditoleransi asalkan sampai F4 atau generasi ke-4.
Sesudah itu, sebaiknya dicarikan pejantan dari peternak lain atau tangkapan langsung dari alam. Kemudian, barulah ikuti langkah di bawah ini, yaitu:
1. Mempersiapkan Kandang
Kandang ternak jangkrik sebaiknya dibuat dari bahan tripleks dan kardus. Bentuk kandangnya berupa kotak, seperti peti, dengan ukuran panjang 100 cm, lebarnya 60 cm, dan tinggi 30-40 cm.
2. Mengawinkan Jangkrik
Setelah menentukan induk yang berkualitas dan telah mempunyai kandang, lakukan perkawinan jangkrik.
Caranya, dinding kandang diolesi tanah liat dan beri dedaunan kering. Kemudian, masukkan indukan jantan dan betina dengan perbandingan 10:2. Selama perkawinan, akan muncul suara derik secara terus-menerus.
Siapkan bak pasir juga dalam kandang. Setelah dibuahi, jangkrik betina akan bertelur dan telur akan disimpan dalam tanah atau pasir.
3. Proses Panen
Masa panen jangkrik sebenarnya ada dua proses, yakni:
Panen Telur Jangkrik
Telur jangkrik harganya lebih mahal dari jangkrik. Pembeli adalah para peternak jangkrik pembesaran. Harganya bisa mencapai Rp 400 ribuan per kg.
Panen Jangkrik
Jangkrik sendiri bisa panen dalam masa kurang lebih 30 hari. Harga per 1 kg jangkrik kurang lebih Rp 50 ribuan.
Itulah cara beternak jangkrik untuk pemula yang mudah dan bisa panen setiap minggu. Semoga bermanfaat! (EK)
