Ciri Cendet Kurang Jemur yang Harus Diwaspadai

Artikel yang membahas seputar hobi seperti menggambar, memelihara tanaman, hewan peliharaan, hingga meracik kopi.
·waktu baca 2 menit
Tulisan dari Seputar Hobi tidak mewakili pandangan dari redaksi kumparan

Ciri cendet kurang jemur merupakan salah satu hal yang patut diwaspadai oleh pencinta burung. Sebab, kondisi ini dapat membuat burung merasa tidak nyaman dan sering mengembangkan bulunya. Karena hal ini, bulu cendet bisa rontok dan terlihat botak.
Demi menghindari terjadinya hal yang tidak diinginkan seperti itu, penting bagi setiap pemilik untuk mengetahui ciri-ciri cendet kurang jemur agar bisa dicegah dengan segera. Simak di bawah ini.
Ciri Cendet Kurang Jemur
Cendet merupakan salah satu jenis burung kicau yang cukup populer karena memiliki fisik indah dan suara merdu. Belum lagi, ia bisa memasteri burung lain. Dengan kualitasnya yang tidak main-main ini, banyak orang yang berlomba-lomba untuk memelihara cendet.
Dikutip dari buku Pintar Merawat dan Melatih Burung Kicauan, ciri fisik cendet adalah memiliki panjang tubuh 20-25 cm, tungkai yang kuat dan cakar tajam, serta sayap pendek dan bulat. Namun, ciri khas burung ini terletak pada ekornya yang panjang.
Untuk menjaga ciri fisik cendet yang indah ini, dibutuhkan perhatian khusus agar cendet tidak terkena penyakit kurang jemur. Jika sudah kurang jemur, cendet bisa mengalami berbagai masalah. Apa saja contohnya? Berikut penjelasannya.
1. Bawah Paruh Berwarna Putih
Salah satu ciri yang menandakan bahwa cendet kurang mendapatkan paparan sinar matahari adalah bawah paruhnya berwarna putih. Paruh burung yang sehat biasanya berwarna hitam pekat.
Namun, jika burung cendet tidak mendapatkan sinar matahari yang cukup, paruhnya dapat berubah menjadi putih.
2. Burung Cendet Terlihat Ngembung
Burung cendet yang kurang mendapatkan paparan sinar matahari juga terlihat ngembung atau gemuk. Sebab, kurangnya sinar matahari dapat mengganggu metabolisme burung sehingga menyebabkan penumpukan lemak berlebihan.
3. Selalu Mengembangkan Bulunya
Cendet yang kurang mendapatkan paparan sinar matahari juga akan terlihat selalu mengembangkan bulunya. Hal ini biasa ia lakukan untuk mengatur suhu tubuhnya sendiri karena kurang terkena paparan sinar matahari.
4. Mengepakkan Sayap Berkali-kali
Cendet yang kurang mendapatkan paparan sinar matahari juga akan terlihat mengepakkan sayapnya berkali-kali. Kebiasaan ini ia lakukan untuk mengurangi kelembapan di bulu-bulunya yang kurang terkena sinar matahari alami.
Itulah dia beberapa ciri cendet kurang jemur yang penting untuk diketahui. Semoga bermanfaat!
