Konten dari Pengguna

Ciri-Ciri Alpukat Pahit, Penyebab, dan Cara Memilihnya

Seputar Hobi

Seputar Hobi

Artikel yang membahas seputar hobi seperti menggambar, memelihara tanaman, hewan peliharaan, hingga meracik kopi.

·waktu baca 3 menit

comment
0
sosmed-whatsapp-white
copy-circle
more-vertical

Tulisan dari Seputar Hobi tidak mewakili pandangan dari redaksi kumparan

Ilustrasi Ciri-Ciri Alpukat Pahit, Foto: Pixabay/JohnyVid
zoom-in-whitePerbesar
Ilustrasi Ciri-Ciri Alpukat Pahit, Foto: Pixabay/JohnyVid

Salah membeli alpukat, tetapi tidak tahu cara memilihnya dengan benar, maka bisa saja akan mendapat alpukat yang pahit. Untuk itu ketahui ciri-ciri alpukat pahit, penyebab, dan cara memilihnya.

Dikutip dari situs almaata.ac.id, buah alpukat dikenal sebagai salah satu superfood berkat kandungan lemak sehat, vitamin, dan mineralnya yang melimpah.

Mengonsumsi alpukat sebelum berolahraga dapat memberikan dorongan energi karena lemak sehat yang dikandungnya. Selain itu, alpukat juga membantu mengurangi kelelahan dan mencegah kram otot, agar berolahraga menjadi lebih optimal.

Ciri-Ciri Alpukat Pahit

Ilustrasi Ciri-Ciri Alpukat Pahit, Foto: Pixabay/JillWellington

Alpukat yang pahit dan sudah buruk biasanya terlihat jika diperhatikan dengan baik. Mengutip dari situs freshfruitportal.com, ciri-ciri alpukat pahit dan sudah buruk dapat dilihat dari warnanya.

Bukan oksidasi (alpukat hijau muda berubah menjadi hijau tua, bahkan cokelat), tetapi kuinon bertanggung jawab atas rasa pahit. Dapat terjadi penurunan kualitas makan seiring berlanjutnya proses ini, meskipun persepsi rasa pahit ini berbeda-beda pada setiap orang.

Alpukat yang masih asli saat dipotong tetapi dibiarkan hingga kecoklatan selama beberapa jam, mungkin rasanya agak pahit.

Oksidasi yang terjadi setelah beberapa jam pasti tidak terlalu berdampak dibandingkan oksidasi yang terjadi selama beberapa hari.

Penyebab Alpukat Pahit

Ilustrasi Ciri-Ciri Alpukat Pahit, Foto: Pixabay/Engin_Akyurt

Ada alasan kenapa alpukat terasa pahit. Dikutip dari situs loveonetoday.com, faktor yang mempengaruhi rasa alpukat adalah tingkat kematangannya.

Alpukat yang belum matang rasanya pahit atau tidak berasa sama sekali. Teksturnya keras dan terasa seperti tepung dan kapur di mulut. Meskipun alpukat yang belum matang aman untuk dimakan, rasanya tidak enak.

Itulah mengapa penting untuk selalu memeriksa tingkat kematangannya sebelum mengupas dan memakan alpukat.

Namun, tidak baik juga jika menunggu terlalu lama untuk memakan alpukat. Umumnya, alpukat punya waktu beberapa hari hingga menjadi busuk.

Rasa alpukat saat terlalu matang yaitu memiliki rasa asam seperti bahan kimia. Terkadang dapat juga mencium bau tengik atau musky.

Cara Memilih Alpukat yang Baik

Ilustrasi Ciri-Ciri Alpukat Pahit, Foto: Pixabay/coyot

Untuk mendapatkan alpukat yang baik, ketahuilah cara memilihnya dengan benar di bawah ini yang dikutip dari situs san-j.com:

1. Perhatikan Warnanya

Lagi-lagi ini tentang warna alpukat. Alpukat yang matang berwarna hijau tua dan berkilau, bukan hitam dan kusam atau hijau pucat. Hindari alpukat yang terlalu gelap dan lembek.

2. Lakukan Uji Remas

Pegang alpukat di tangan dan remas perlahan dengan telapak tangan, jangan gunakan ujung jari. Jika alpukat sudah matang, alpukat akan sedikit lunak namun tetap keras.

Alpukat yang lunak berarti terlalu matang. Jika alpukat keras, berarti alpukat belum matang. Maka dapat membeli beberapa alpukat yang keras dan menyimpannya. Alpukat akan matang dalam beberapa hari.

3. Periksa Bagian Bawah Tangkai

Jika memiliki beberapa alpukat di meja dapur di rumah dan ingin tahu alpukat mana yang siap untuk diolah, kupas ujung tangkai kecil di bagian atas alpukat untuk memeriksa apakah warnanya hijau segar.

Jika tangkainya melekat kuat dan tidak terlepas dengan dorongan lembut, alpukat belum matang. Tanda-tanda warna coklat di bawah tangkai berarti bagian dalam alpukat kemungkinan juga berwarna coklat, dan sudah tidak lagi matang.

Demikianlah penjelasan tentang ciri-ciri alpukat pahit, penyebab, dan cara memilihnya. Pilihlah alpukat yang cukup lunak untuk dihaluskan dengan mudah, tetapi tidak terlalu lembek. (IF)

Baca juga: 5 Cara Memilih Durian yang Bagus agar Tidak Salah Beli