Ciri-ciri Jamur Fusarium dan Cara Membasminya

Artikel yang membahas seputar hobi seperti menggambar, memelihara tanaman, hewan peliharaan, hingga meracik kopi.
ยทwaktu baca 2 menit
Tulisan dari Seputar Hobi tidak mewakili pandangan dari redaksi kumparan

Jamur fusarium merupakan salah satu jenis jamur yang menajdi patogen atau penyakit yang menular yang mematikan pada tanaman di tanah. Ciri-ciri jamur fusarium, salah satunya yaitu memiliki tepian yang bergerigi.
Dikutip dari Buku Referensi Isolasi Jamur Tanah Saprofit Mikroskopis karya Helda Syahfari dan A. Syamad Ramayana, pada umumnya, jamur fusarium banyak terjadi pada tanaman yang ditanam pada dataran rendah.
Tanaman yang terkena jamur fusarium ini, pada umumnya akan layu dengan cara perlahan hingga akhirnya mati dalam waktu dua pekan hingga tiga bulan lamanya. Resapan air yang buruk atau lahan yang terdapat genangan air akan meningkatkan risiko pertumbuhan jamur fusarium.
Ciri-ciri Jamur Fusarium
Ciri-ciri jamur fusarium yaitu memiliki tepi yang bergerigi, permukaan koloninya memiliki warna ungu dan mempunyai permukaan yang kasar berserabut serta terlihat bergelombang.
Jamur ini melakukan serangan tanaman yang memiliki kondisi sedang lemah yang disebabkan karena kekeringan, kekurangan zat unsur hara, hingga terpapar sinar matahari hingga serangan kepada tanaman yang berbuah terlalu banyak.
Jamur Fusarium ketika menyerang tanaman memunculkan gejala yaitu berupa bintik pada batang tanaman dengan warna kuning agak cenderung kecoklatan yang berbentuk membulat.
Gejala tanaman yang terserang oleh jamur fusarium selanjutnya yaitu permukaan batangnya setelah empat hari menjadi lunak dan mulai layu. Ketika batang mulai membusuk makan akan mengeluarkan aroma senyawa amoniak.
Ketika batang yang sudah membusuk tersebut dipotong, akan terlihat warna cokelat yang membentuk lingkatan seperti cincin dari berkas pembuluh dalam batang
Tanaman yang terserang jamur fusarium juga memiliki ciri-ciri daun-daunnya menguning atau menua lebih cepat, tulang-tulang dau bagian atas yang warnanya menjadi pucat, hingga layunya keseluruhan tanaman yang diserang oleh jamur fusarium.
Layunya tanaman yang terserang jamur fusarium ini rata-rata dapat terjadi dalam waktu 2 hingga 3 pekan setelah tanaman terinfeksi jamur fusarium.
Serangan jamur fusarium sendiri mampu bertahan di dalam tanah dalam jangka waktu yang lama dan dapat berbindah ke satu lahan ke lahan lainnya lewat mesin pertanian hingga air irigasi yang mengalir.
Cara Membasmi Jamur Fusarium
Cara membasmi jamur fusarium dapat menggunakan vaerietas tanaman yang tahan terhadap patogen atau penyakit. Penggunaan fungsisida juga menjadi cara yang dapat dicoba, misalnya dengan mencelupkan benih ke larutan aktif binomil.
Pengendalian nematoda di tanah juga menjadi langkah prefektif untuk menghindari luka pada akar yang disebabkan oleh nematoda yang menjadi jalan masuknya jamur fusarium ke dalam pembuluh tanaman
Demikian penjelasan mengenai ciri jamur fusarium ketika menyerang tanaman beserta cara membasminya. (ARH)
