Konten dari Pengguna

Ciri-ciri Kacer Kurang Emosi dan Cara Mengatasinya

Seputar Hobi

Seputar Hobi

Artikel yang membahas seputar hobi seperti menggambar, memelihara tanaman, hewan peliharaan, hingga meracik kopi.

ยทwaktu baca 3 menit

comment
0
sosmed-whatsapp-white
copy-circle
more-vertical

Tulisan dari Seputar Hobi tidak mewakili pandangan dari redaksi kumparan

Ilustrasi ciri kacer kurang emosi. Foto: Fareed Akhyear Chowdhury/Unsplash
zoom-in-whitePerbesar
Ilustrasi ciri kacer kurang emosi. Foto: Fareed Akhyear Chowdhury/Unsplash

Ciri kacer kurang emosi sangat mudah ditandai dari perilakunya yang tak biasa. Kacer bakal menunjukkan mulut terbuka sembari melompat-lompat dan terlihat gelisah.

Simak ragam ciri kacer kurang emosi lainnya beserta cara tepat mengatasi kondisi tersebut dalam ulasan berikut.

Kenali Ciri Kacer Kurang Emosi

Ilustrasi ciri kacer kurang emosi. Foto: Hoyoun Lee/Unsplash

Melansir situs dlh.kulonprogokab.go.id, burung kacer dikenal juga dengan nama kucica kampung, magpie robin, wedusan, atau srintil. Burung ini merupakan burung kicau populer yang digemari oleh berbagai kalangan.

Salah satu hal yang penting diperhatikan saat memelihara kacer yaitu perawatan yang tepat. Burung kacer yang hendak mengikuti perlombaan harus dipastikan memiliki emosi dan birahi yang seimbang.

Dengan kata lain, untuk dapat tampil maksimal dalam kontes, kacer harus mempunyai emosi stabil. Pasalnya kacer yang emosinya tak stabil bakal berpengaruh terhadap kualitas kicauan. Burung kacer kurang emosi umumnya menunjukkan kicauan yang tidak maksimal.

Kacer kurang emosi ditandai dari mulutnya yang terbuka, melompat-lompat, kehilangan nafsu makan, kurang aktif, bulu kusam, dan minim dalam mengekspresikan suara.

Selain itu, kacer tersebut juga akan menjadi kurang responsif, lesu, tak bersemangat, menghindari interaksi dengan pemilik, mengalami perubahan pola tidur yang drastis, serta bergerak gelisah tanpa melebarkan sayapnya.

Cara Mengatasi Kacer Kurang Emosi

Setelah mengetahui ciri-ciri kacer kurang emosi, kenali pula cara mengatasinya berikut ini.

1. Memberikan Nutrisi yang Tepat

Nutrisi yang tepat harus diberikan pada kacer kurang emosi supaya kondisinya lekas kembali normal. Beri asupan yang seimbang dan bergizi.

Sebagai contoh, sayuran, biji-bijian, buah-buahan, sampai protein hewani. Di samping itu, penuhi pula akses air bersih dan segar tiap saat.

2. Memerhatikan Kebersihan dan Kesehatan

Salah satu penyebab kacer kurang emosi adalah perawatan yang kurang baik dari pemilik. Karena itu, pastikan rutin membersihkan kandang serta tubuh kacer. Periksa pula kesehatan burung secara rutin dan lengkapi dengan vaksinasi yang diperlukan untuk menunjang kesehatan.

3. Menciptakan Lingkungan yang Nyaman

Kacer akan mengalami perubahan pola tidur saat kurang emosi. Jadi, ciptakan lingkungan tidur yang nyaman. Jauhkan kandang dari kebisingan dan gunakan penutup untuk menutupi kandang.

4. Membangun Kepercayaan

Kacer yang kurang emosi umumnya akan menghindari interaksi dengan pemilik. Oleh sebab itu, penting untuk membangun kepercayaan kacer dengan cara menghindari perilaku kasar, menggunakan suara lembut, serta memberi perhatian cukup. Terbangunnya ikatan yang baik dengan kacer, membuat mereka lebih nyaman dekat dengan pemilik.

5. Latihan Berinteraksi dengan Lingkungan

Kacer kurang emosi perlu dilatih untuk berinteraksi dengan lingkungan. Misalnya dengan mengajak kacer berjalan-jalan di luar ruangan, seperti di halaman belakang atau taman.

Beri pula stimulasi yang tepat supaya burung lebih responsif terhadap lingkungan sekaligus memperkuat ikatan dengan pemilik.

Demikian ciri kacer kurang emosi beserta cara tepat mengatasinya. Kacer perlu mendapat perawatan terbaik sehingga kicauannya akan maksimal dan kesehatannya tetap terjaga. (DN)