Ciri-ciri, Karakteristik, dan Habitat Jangkrik

Artikel yang membahas seputar hobi seperti menggambar, memelihara tanaman, hewan peliharaan, hingga meracik kopi.
ยทwaktu baca 2 menit
Tulisan dari Seputar Hobi tidak mewakili pandangan dari redaksi kumparan

Habitat jangkrik menjadi informasi yang harus diketahui terutama bagi pemancing karena ampuh digunakan untuk umpan memancing ikan.
Dikutip dari buku a-z Merawat Arwana, jangkrik merupakan jenis hewan yang mudah diperoleh dan diternakkan. Jangkrik sering kali menjadi menu makanan utama bagi ikan, termasuk arwana.
Lantas apa ciri-ciri, karakteristik, dan habitat jangkrik itu sendiri?
Ciri-ciri Jangkrik
Jangkrik merupakan hewan yang mempunyai ciri-ciri sebagai berikut:
Hewan yang suka menyendiri dan menghindari berkumpul
Kepala jangkrik berwarna merah dengan dua helai antena di dekat mata
Mempunyai banyak mata yang disebut juga mata majemuk yang berfungsi di malam hari
Mempunyai 6 pasang kaki dimana sepasang kakinya berfungsi sebagai pegas untuk melompat
Tubuh jangkrik terbagi menjadi ruas kepala, dada, dan perut
Mempunyai tiga sistem pernapasan yaitu sprikel, trakea, dan trakeola
Karakteristik Jangkrik
Berikut ini karakteristik jangkrik yang penting untuk diketahui
1. Nokturnal
Jangkrik adalah hewan yang aktif di malam hari atau disebut juga dengan hewan nokturnal. Mereka mencari makanan di malam hari. Namun jangkrik yang dibudidayakan makan di siang dan malam hari.
2. Introvert
Jangkrik merupakan hewan yang lebih senang hidup sendiri dan tidak berkelompok. Biasanya mereka tinggal di lipatan daun, rerumputan, pekarangan, hingga bongkahan tanah.
3. Dingin
Serangga satu ini termasuk serangga yang tidak kuat pada suhu rendah atau tempat dingin. Bahkan mereka akan mati apabila berada di daerah dengan iklim dingin.
4. Kanibal
Jangkrik adalah hewan dengan sifat kanibal dan termasuk omnivora. Sifat tersebut muncul ketika mereka berada di tempat dengan suhu panas yang tinggi. Pasalnya, suhu tinggi memuat makanan mereka berkurang sehingga mereka memakan temannya sendiri.
Habitat Jangkrik
Jangkrik adalah serangga malam yang hidup di perkebunan, persawahan, hutan, dan sejenisnya. Serangga ini menempati tempat dengan suhu 20 sampai 32 derajat celcius dan kelembaban antara 65 sampai 75 persen.
Di luar kondisi tersebut, jangkrik bisa sakit atau bahkan mati. Kondisi optimum jangkrik biasanya terjadi pada bulan juni-juli dan november-desember. Maka dari itu di bulan tersebut jangkrik lebih mudah ditemukan.
Nah itu dia sekilas pembahasan mengenai ciri-ciri, karakteristik, dan habitat jangkrik.(LAU)
