Ciri-Ciri Kucing Autis yang Harus Diwaspadai Pemilik

Seputar Hobi
Artikel yang membahas seputar hobi seperti menggambar, memelihara tanaman, hewan peliharaan, hingga meracik kopi.
Konten dari Pengguna
21 Mei 2024 23:35 WIB
·
waktu baca 2 menit
comment
0
sosmed-whatsapp-white
copy-link-circle
more-vertical
Tulisan dari Seputar Hobi tidak mewakili pandangan dari redaksi kumparan
Ilustrasi ciri-ciri kucing autis. Foto: Mikhail Vasilyev/Unsplash
zoom-in-whitePerbesar
Ilustrasi ciri-ciri kucing autis. Foto: Mikhail Vasilyev/Unsplash
ADVERTISEMENT
sosmed-whatsapp-green
kumparan Hadir di WhatsApp Channel
Follow
Ciri-ciri kucing autis, antara lain terlihat kurang tertarik bermain dengan hewan lainnya, tak terlalu berempati, dan senantiasa menghindari kontak mata.
ADVERTISEMENT
Berikut ciri-ciri kucing autis dan penjelasan lengkapnya yang perlu diketahui.

Ciri-Ciri Kucing Autis

Ilustrasi ciri-ciri kucing autis. Foto: Kote Puerto/Unsplash
Dalam buku 100 Fakta tentang Kucing dan Anak Kucing oleh Tim Penerbit EXAMEDIA, disebutkan bahwa kucing mempunyai karakter bersahabat dan ramah. Tak hanya itu, kucing pun tergolong hewan mandiri yang tidak selalu menuntut banyak perhatian dari pemiliknya.
Meski demikian, jika telah memutuskan memelihara anabul, harus tetap meluangkan waktu untuk bermain dengannya, memberinya makanan kaya nutrisi, dan memerhatikan kesehatan anabul.
Salah satu hal yang juga tak boleh luput dari perhatian adalah kucing yang mungkin menunjukkan gejala seperti autis. Sejatinya, belum ada bukti ilmiah yang menunjukkan bahwa anabul bisa menderita autisme.
Akan tetapi, kucing dapat menunjukkan tingkah laku yang sama seperti pada manusia atau orang-orang autis. Lalu, seperti apa ciri-ciri kucing autis atau berperilaku layaknya manusia pengidap autis? Berikut penjelasannya.
ADVERTISEMENT

1. Kurang Tertarik Bermain dengan Hewan Lain

Anabul tampak pasif dan memilih untuk sembunyi. Mereka terlihat lebih nyaman sendiri daripada bermain dengan hewan atau kucing lainnya. Dengan kata lain, keterampilan sosialnya tak berkembang dengan baik.

2. Tidak Terlalu Berempati

Kucing yang disebut autis juga umumnya tidak terlalu berempati, tetapi mereka sangat menyayangi orang-orang terdekat. Sesekali hewan peliharaan tersebut dapat bersikap manis atau membuat pemilik tertawa di waktu yang tidak terduga.

3. Menghindari Kontak Mata

Menghindari kontak mata dan terlihat kurang tertarik pada kehadiran pemilik juga menjadi perilaku khas kucing yang disebut autis. Mereka tidak suka menjadi pusat perhatian.

4. Tak Menyukai Sentuhan Fisik

Sentuhan fisik pun sangat tidak disukai oleh anabul dengan sifat autis. Padahal, kebanyakan kucing justru kerap meminta perhatian, pelukan, bahkan merasa amat nyaman saat pemilik mengelus bulu lembutnya.
ADVERTISEMENT

5. Sulit Beradaptasi

Kucing autis juga terbilang sulit untuk menyesuaikan diri dengan lingkungan baru. Mereka memerlukan waktu lebih lama agar dapat beradaptasi dengan sempurna.
Tatkala berada di rumah atau tempat baru, kucing dengan karakter layaknya manusia autis akan memilih untuk diam atau menarik diri dari keramaian.
Itulah ciri-ciri kucing autis yang harus dipahami pemilik. Dengan begitu, akan lebih mudah menyikapi perilaku anabul tersebut. (DN)