Konten dari Pengguna

Ciri-ciri Kucing Kena Virus beserta Cara Penanganannya

Seputar Hobi

Seputar Hobi

Artikel yang membahas seputar hobi seperti menggambar, memelihara tanaman, hewan peliharaan, hingga meracik kopi.

·waktu baca 2 menit

comment
0
sosmed-whatsapp-white
copy-circle
more-vertical

Tulisan dari Seputar Hobi tidak mewakili pandangan dari redaksi kumparan

Ilustrasi Ciri-ciri Kucing Kena Virus. Foto: dok. Unsplash/Erik-Jan Leusink
zoom-in-whitePerbesar
Ilustrasi Ciri-ciri Kucing Kena Virus. Foto: dok. Unsplash/Erik-Jan Leusink

Ciri-ciri kucing kena virus adalah salah satu hal yang perlu diwaspadai bagi pemilik kucing. Ketika kucing mulai menampakkan ciri-ciri terkena virus, ia harus segera mendapat penanganan tepat agar tidak semakin berbahaya.

Salah satu ciri-ciri kucing kena virus adalah mengalami demam. Selain itu, terdapat beberapa ciri lainnya yang perlu diidentifikasi oleh pemilik kucing. Sejumlah ciri-ciri kucing terkena virus dapat diketahui secara lengkap dalam ulasan pada artikel berikut.

Ciri-Ciri Kucing Kena Virus

Ilustrasi Ciri-ciri Kucing Kena Virus. Foto: dok. Unsplash/Alexandru Zdrobău

Kucing merupakan salah satu jenis hewan peliharaan yang rentan terhadap berbagai macam virus. Salah satu virus yang umum menyerang kucing adalah virus panleukopenia atau Feline panleukopenia Virus.

Jika kucing terkena virus panleukopenia, sel darah putih yang berperan sebagai sumber kekebalan tubuhnya akan hancur. Hal ini tentu dapat berpengaruh dalam kerja organ-organ vital, menyebabkan muntah dan diare, serta dehidrasi.

Dalam buku berjudul Drug Therapy for Infectious Diseases of the Dog and Cat yang ditulis oleh Valerie J. Wiebe (2015: 75), dijelaskan bahwa Feline panleukopenia Virus (FPV) merupakan virus yang menyebabkan enteritis dan panleukopenia pada kucing baik itu kucing domestik dan maupun kucing liar.

Virus ini juga menyerang rubah, cerpelai, dan rakun. Kucing ini dapat terinfeksi virus panleukopenia melalui kontak langsung dengan virus yang terkandung dalam tinja, muntahan, air liur, kutu, atau permukaan yang terkontaminasi dengan virus tersebut seperti tempat tidur, piring makanan, pakaian, dan sepatu pemeliharanya.

Kucing yang terkena virus panleukopenia biasanya menunjukkan beberapa ciri khusus. Berikut ini adalah ciri-ciri kucing kena virus panleukopenia:

  • Kucing mengalami demam

  • Pergerakan kucing cenderung lesu dan tidak bertenaga

  • Kucing tampak kurang nafsu makan

  • Kucing mengalami muntah, diare berdarah, dan anemia

  • Kucing mengalami dehidrasi parah.

Cara Penanganan Kucing Kena Virus

Agar kucing tidak terkena virus mematikan, para pemilik dapat melakukan tindakan pencegahan dengan cara vaksinasi. Cara ini merupakan cara yang paling efektif yang dapat dilakukan untuk mencegah virus panleukopenia pada kucing.

Saat kucing menunjukkan ciri-ciri terkena virus panleukopenia, pemilik kucing dapat langsung membawa kucing ke dokter hewan terdekat dan mendapatkan penanganan yang tepat.

Biasanya terapi obat untuk mengatasi virus ini, antara lain:

  • Perawatan transfusi darah, cairan infus, elektrolit, dekstrosa

  • Pemberian antibiotik seperti ampisilin, metronidazole, amoxicillin, fluoroquinolones, carbapenems, clindamycin

  • Pemberian vitamin A, B, dan C

Demikian ulasan mengenai ciri-ciri kucing kena virus beserta cara penanganannya. (DAP)