Konten dari Pengguna

Ciri-ciri Kucing Rabies Awal yang Perlu Diantisipasi beserta Penyebabnya

Seputar Hobi

Seputar Hobi

Artikel yang membahas seputar hobi seperti menggambar, memelihara tanaman, hewan peliharaan, hingga meracik kopi.

ยทwaktu baca 3 menit

comment
0
sosmed-whatsapp-white
copy-circle
more-vertical

Tulisan dari Seputar Hobi tidak mewakili pandangan dari redaksi kumparan

Ilustrasi Ciri-Ciri Kucing Rabies Awal. Foto: dok. Unsplash/Erik-Jan Leusink
zoom-in-whitePerbesar
Ilustrasi Ciri-Ciri Kucing Rabies Awal. Foto: dok. Unsplash/Erik-Jan Leusink

Ciri-ciri kucing rabies awal merupakan hal penting yang perlu diperhatikan bagi pemilik kucing. Ada banyak sekali tanda yang dapat ditinjau dari kucing yang terkena virus rabies. Salah satunya adalah adanya perubahan perilaku yang drastis.

Selain mengalami perubahan perilaku yang sangat drastis, ada beberapa ciri-ciri kucing terinfeksi virus rabies lainnya yang perlu diantisipasi bagi pemilik kucing.

Ciri-ciri Kucing Rabies Awal yang Perlu Diperhatikan Pemilik Kucing

Ilustrasi Ciri-Ciri Kucing Rabies Awal. Foto: dok. Unsplash/Sarah Kilian

Virus rabies adalah salah satu jenis virus yang menyerang sistem saraf pada mamalia. Dalam buku berjudul Mengenal Gejala Rabies pada Hewan yang disusun oleh Farzan Ghazi (2021: 2), dijelaskan bahwa rabies adalah penyakit yang disebabkan oleh adanya infeksi virus lyssavirus dan dapat menyerang sistem saraf jika tidak diatasi dengan segera.

Penyakit rabies dapat menyerang hewan peliharaan bahkan manusia melalui perantara air liur hingga gigitan hewan yang sudah terinfeksi virus rabies. Tak hanya itu, penyebaran virus rabies baik pada manusia maupun hewan juga dapat terjadi melalui mata dan mulut.

Virus rabies dapat menyerang berbagai hewan peliharaan, termasuk kucing. Mengutip dari buku berjudul Mencintai Lingkungan yang disusun oleh Sunardi, S.Pd dan Slamet, S.Pd (2020: 26), kucing merupakan salah satu jenis hewan peliharaan yang dapat tertular virus rabies jika tidak dipelihara dengan baik.

Kucing cenderung suka mencakar dan menggigit sehingga dapat menyebabkan infeksi pada luka yang ditinggalkannya. Melalui gigitan dan cakaran tersebut dapat menularkan penyakit rabies. Kucing yang terinfeksi virus rabies memiliki beberapa tanda. Berikut ini adalah ciri-ciri kucing rabies awal.

1. Perubahan Perilaku Kucing secara Drastis

Kucing yang terpapar virus rabies menunjukkan tanda-tanda awal seperti adanya perubahan sifat yang drastis. Perubahan ini dapat terlihat dari tingkah lakunya.

Misalnya kucing yang biasanya ramah dengan orang sekitarnya, tiba-tiba menjadi agresif dan mudah menggigit dan mencakar orang. Atau kucing yang semula baik-baik saja jika berinteraksi dengan orang berubah menjadi penakut.

2. Mengalami Paralisis Otot

Virus rabies yang merasuki tubuh kucing dapat membuat kucing mengalami paralisis pada otot. Pada rabies tingkat awal, paralisis otot menyerang otot tenggorokan.

Hal ini membuat kucing menjadi kesulitan menelan sehingga nafsu makan mengalami penurunan drastis. Selain terlihat mengalami penurunan nafsu makan yang drastis, paralisis otot tenggorokan juga dapat terlihat dari perubahan suara kucing.

3. Mengeluarkan Liur dan Busa dari Mulut

Kucing yang cenderung sering mengeluarkan busa dan air liur dari mulutnya menjadi salah satu tanda kucing terpapar infeksi virus rabies. Hal ini dapat diidentifikasi dengan mudah sebab kucing yang sehat umumnya tidak mengeluarkan air liur bahkan busa dari mulutnya, terlebih lagi jika dalam jumlah yang banyak.

Demikian pembahasan tentang ciri-ciri kucing rabies awal beserta penyebabnya. Jika kucing menunjukkan tanda tersebut, segera hubungi dokter hewan untuk mendapatkan perawatan yang tepat. (DAP)