Ciri-Ciri Lalat Penggorok Daun yang Suka Menyerang Tanaman

Artikel yang membahas seputar hobi seperti menggambar, memelihara tanaman, hewan peliharaan, hingga meracik kopi.
·waktu baca 2 menit
Tulisan dari Seputar Hobi tidak mewakili pandangan dari redaksi kumparan

Musuh terbesar para pemilik tanaman adalah lalat penggorok daun yang suka menyerang tanaman. Ciri-ciri lalat penggorok daun ini, yaitu memiliki ukuran sekitar 2 mm. Meski kecil, tetapi efek yang diberikan sangat besar.
Daun yang sudah diserang lalat penggorok daun ini dapat dilihat dari adanya bintik-bintik putih serta alur korokan putih pada permukaannya. Biasanya, tanaman yang sering terserang lalat ini adalah bawang merah, cabai, buncis, kentang, kacang panjang, dan tomat.
Dikutip dari buku Ajar Sistem Pakar karya Yohani Setiya Rafika Nur, Dasril Aldo, Filfimo Yulfiz Ahsanul Hulqi, di bawah ini ada beberapa ciri lalat penggorok daun.
Ciri-Ciri Lalat Penggorok Daun
Lalat penggorok daun termasuk salah satu hama yang sangat menggangu tanaman sayuran, terutama cabai dan bawang merah. Daun tanaman yang sudah terserang hama ini biasanya memiliki bentuk seperti terowongan pada permukaannya.
Namun, terkadang lalat penggorok daun juga bisa menyerang batang, akar, serta umbi-umbian. Sebelum mencari cara mengatasinya, simak ciri-ciri berikut untuk memastikan keberadaan lalat penggorok daun.
1. Berukuran Kurang Lebih 2 mm
Lalat penggorok daun sangat mudah ditemukan ketika tanaman sedang masa pertumbuhannya. Ciri-cirinya, yaitu seperti lalat biasanya, hanya saja ukurannya lebih kecil, kurang lebih sekitar 2 mm.
Meski tubuhnya berukuran kecil, tetapi serangan yang diberikan tidak boleh diragukan lagi. Karena jika daun yang terserang lalat penggorok dibiarkan begitu saja, bisa membuat tanaman sulit berkembang hingga mati.
2. Siklus Hidup
Jika dilihat dari siklus hidupnya, lalat penggorok daun betina justru memiliki waktu hidup lebih panjang, yaitu kisaran 6-14 hari. Sedangkan, jantan justru jauh lebih singkat, yaitu 3-9 hari, hanya saja serangannya memberikan kerusakan cukup besar.
3. Lalat Betina akan Meletakkan Telurnya di Bagian Jaringan Epidermis Daun
Menariknya, lalat betina akan meletakkan telurnya di bagian jaringan epidermis daun. Namun, sebelumnya akan menyuntikkan ovipositor di permukaan daun, kemudian baru mengeluarkan telurnya.
Tidak jarang ketika bertelur atau mencari makan, lalat betina akan membuat lubang di permukaan atas menggunakan durinya. Tentu saja, lubang ini bisa dilihat dengan mata telanjang sehingga sangat mudah dibedakan daun yang sudah terserang dan belum.
Ciri-ciri lalat penggorok daun tersebut penting untuk diketahui sebelum mencari cara tepat mengatasinya.(DSI)
