Ciri-Ciri Paruh Murai Batu yang Bagus, Pembeli Pemula Wajib Tahu!

Artikel yang membahas seputar hobi seperti menggambar, memelihara tanaman, hewan peliharaan, hingga meracik kopi.
ยทwaktu baca 2 menit
Tulisan dari Seputar Hobi tidak mewakili pandangan dari redaksi kumparan

Burung murai batu termasuk burung kicauan yang populer dan penggemarnya sangat banyak. Burung ini mempunyai karakteristik paruh yang beragam dan ini memengaruhi karakter vokal dari murai batu. Lantas, apa ciri-ciri paruh murai batu yang bagus?
Ketahui ciri-ciri paruh murai batu dan karakteristik lainnya dalam penjelasan berikut.
Ciri-Ciri Paruh Murai Batu yang Bagus
Andre Widianto dalam buku berjudul Panduan Komplet Budi Daya dan Memaster Murai Batu menjelaskan bahwa bentuk paruh dapat menentukan tebal tipisnya kicauan murai batu. Untuk itulah, sebelum memilih dan membeli murai batu, pembeli harus memperhatikan bagian paruhnya.
Inilah ciri-ciri paruh murai batu yang bagus yang berkaitan dengan karakteristik sekaligus volume suaranya, yaitu:
1. Paruh Pendek
Paruh pendek murai batu terbagi menjadi tiga kriteria, antara lain:
Paruh atas bawah tebal. Suaranya (ngeban/ngukluk) dan karakter vokalnya O bulat. Masteran burung yang cocok adalah burung terucukan, kutilang, poksay, dan cucakrowo.
Paruh atas bawah tipis. Suaranya tajam, bervariasi, dengan volume yang kurang keras. Jenis masterannya, seperti burung kolibri, pleci, prenjak, dan rambatan.
Paruh atas tebal, paruh bawah tipis. Suaranya bervariasi nyerecet, ngerol, dan nembak. Masteran yang cocok, seperti kapas tembak, lovebird, hingga kenari.
2. Paruh Sedang
Paruh sedang murai batu terbagi menjadi tiga kriteria, antara lain:
Paruh atas bawah tipis. Suaranya tajam, bervariasi, dan kera. Masteran yang cocok adalah burung prenjak, kolibri, dan cililin.
Paruh atas bawah tebalnya sama. Senang mengulang suara, volume keras, tetapi datar, dan vokalnya O bulat. Masteran yang cocok adalah burung poksay dan cucakrowo.
Paruh atas tebal, paruh bawahnya tipis. Suaranya cenderung bervariasi, mulai dari suara nembak, ngerol, keras, dan nyerecet. Masteran yang cocok, yaitu burung konin, kenari, dan serindit.
3. Paruh Panjang
Paruh panjang murai batu terbagi menjadi tiga kriteria, antara lain:
Paruh atas bawah tipis. Suaranya tajam, bervariasi, kristal, dan keras. Masteran yang cocok adalah burung kolibri, prenjak, dan kolibri. Jenis paruh ini banyak diminati pencinta murai batu sebab volumenya bersih dan keras bening.
Paruh atas bawah tebal. Suaranya mengulang-ulang, bulat, karakter vokal O, dan volumenya keras. Masteran yang cocok adalah kenari dan tengkek.
Paruh atas tebal, paruh bawah tipis. Suaranya ngerol, bervariasi, keras, dan nembak. Masteran yang cocok adalah lovebird, serindit, cucak jenggot, dan kenari.
Dengan demikian, dapat disimpulkan ciri-ciri paruh murai batu yang bagus dan banyak disukai pencinta burung murai adalah bentuk paruh yang panjang dan tidak terlalu tebal. Semoga membantu. (eK)
