Konten dari Pengguna

Ciri-Ciri Ringworm pada Kucing, Penyebab, dan Pengobatannya

Seputar Hobi

Seputar Hobi

Artikel yang membahas seputar hobi seperti menggambar, memelihara tanaman, hewan peliharaan, hingga meracik kopi.

·waktu baca 2 menit

comment
0
sosmed-whatsapp-white
copy-circle
more-vertical

Tulisan dari Seputar Hobi tidak mewakili pandangan dari redaksi kumparan

Foto ilustrasi: Ciri-Ciri Ringworm pada Kucing, sumber: Unsplash
zoom-in-whitePerbesar
Foto ilustrasi: Ciri-Ciri Ringworm pada Kucing, sumber: Unsplash

Mengetahui ciri-ciri ringworm pada kucing bisa mencegah kita tertular penyakit ini. Kucing yang terkena ringworm dapat menularkan ke sesama hewan dan bahkan manusia, khususnya anak-anak.

Dikutip dari situs VCA Animal Hospitals, ringworm adalah penyakit kurap atau infeksi pada kulit, rambut, dan kuku yang disebabkan oleh jamur. Kucing yang terkena ringworm masih bisa menularkan penyakitnya walau sudah berlangsung selama tiga pekan.

Jadi, disarankan untuk menghindari aktivitas secara langsung dengan hewan peliharaan ini selama periode waktu tersebut.

Ciri-Ciri Ringworm pada Kucing

Foto ilustrasi: Ciri-Ciri Ringworm pada Kucing, sumber: Unsplash

Berikut ini penjelasan mengenai ciri-ciri ringworm pada kucing seperti dikutip dari buku Kucing Keren Zaman Now:

  • Muncul bercak merah berbentuk bulat seperti cincin

  • Kulit terlihat kasar dan berkerak

  • Mengalami kerontokan bulu

  • Terlihat kebotakan di beberapa area

  • Gumpalan bulu pada pangkal rambut

  • Muncul rasa gatal yang ditandai luka akibat garukan

  • Nafsu makan berkurang dan terlihat lemas

Terkadang, ringworm tidak bisa terdeteksi dengan jelas pada jenis kucing tertentu seperti kucing ras berbulu panjang. Jadi, pecinta kucing harus waspada karena kucing masih tetap bisa menularkan penyakitnya.

Penyebab Ringworm pada Kucing

Ringworm kadang disalahartikan sebagai penyakit yang disebabkan oleh cacing, mengingat ada kata berbahasa Inggris, worm, yang berarti cacing. Penyebab utama ringworm adalah jamur.

Jamur yang menjadi penyebab ringworm adalah Trychophyton spp. (T. rubrum, T. concentricum, dan T. mentagrophytes), Microsporum spp. ( M. gypseum dan M. canis) serta Epidermophyton spp. (Epidermophyton floccosum).

Jika sudah menginfeksi, jamur-jamur ini akan hidup di permukaan kulit, bulu, dan kuku lalu menyerang sel keratin dan serabut rambut.

Pengobatan Ringworm pada Kucing

Ringworm merupakan penyakit yang bisa diobati, namun dibutuhkan kedisiplinan agar kondisi bisa sembuh sempurna. Obat yang dipakai untuk menyembuhkan ringworm biasanya kombinasi antara obat minum dan obat topikal (krim, salep, atau sampo).

Gunakan obat sesuai dengan petunjuk dokter hewan agar kinerjanya maksimal. Jika tidak sesuai petunjuk, ada kemungkinan besar ringworm akan kambuh di kemudian hari.

Selain obat-obatan, membersihkan lingkungan di sekitar kucing juga harus dilakukan agar terbebas dari jamur. Sebab, jamur yang masih menempel pada tempat tidur kucing masih bisa menginfeksinya. (Tp)