Ciri-ciri Tanaman Kekurangan Nitrogen dan Cara Mengatasinya

Artikel yang membahas seputar hobi seperti menggambar, memelihara tanaman, hewan peliharaan, hingga meracik kopi.
·waktu baca 2 menit
Tulisan dari Seputar Hobi tidak mewakili pandangan dari redaksi kumparan

Unsur nitrogen merupakan nutrisi yang penting untuk pembentukan sel, jaringan, dan organ tanaman. Jika tanaman mengalami kekurangan nitrogen, hal ini dapat mengganggu pertumbuhannya.
Oleh karena itu, penting untuk mengetahui ciri-ciri tanaman kekurangan nitrogen agar bisa mengatasinya sesegera mungkin. Lebih jelasnya, simak pembahasannya di sini.
Ciri-ciri Tanaman Kekurangan Nitrogen
Inggar Anggraeni dalam buku berjudul Karakteristik Tanaman Sayur yang Malnutrisi menjelaskan bahwa nitrogen berfungsi sebagai bahan pembentukan protein, klorofil, dan asam amino pada tumbuhan.
Oleh karena itu, saat tumbuhan memasuki fase vegetatif unsur nitrogen ini dibutuhkan dalam jumlah yang cukup besar.
Selain itu, nitrogen digunakan untuk menjaga pertumbuhan keseluruhan tanaman bersama dengan unsur fosfor.
Nitrogen sendiri terbagi menjadi dua jenis, yakni NH4 atau ammonium dan NO3 yang merupakan nitrit.
Berdasarkan penelitian, ammonium sebaiknya tidak digunakan lebih dari 25% dari keseluruhan nitrogen. Sebab hal tersebut akan membuat tanaman rentan terserang penyakit.
Nitrogen yang asalnya dari amonium akan mengikat karbohidrat sehingga memperlambat pertumbuhan dikarenakan asupannya yang sedikit.
Hal ini menyebabkan cadangan makanan sebagai bahan pembentukan bunga akan menipis. Akibatnya tanaman tidak berbunga.
Sementara jika kandungan nitrogen dalam bentuk nitrat yang dominan, sel-sel tanaman akan lebih kompak dan juga kuat sehingga lebih tahan terhadap serangan penyakit.
Ciri-ciri tanaman yang kekurangan nitrogen adalah pada bagian bawah daun terlihat menguning karena kekurangan klorofil. Setelahnya, daun akan mengering dan rontok. Bagian permukaan tulang bawah daun muda terlihat lebih pucat.
Tanaman akan melambat pertumbuhannya dan akan terlihat lebih kerdil dan lemah. Hal ini akan mengganggu produksi bunga dan biji tanaman. Di mana bunga menjadi cepat layu dan gugur. Batang tanaman juga akan berubah menjadi warna ungu atau kemerahan.
Cara Mengatasi Tanaman Kekurangan Nitrogen
Ada beberapa cara yang bisa diterapkan untuk mengatasi tanaman kekurangan nitrogen. Berikut penjelasannya.
Menggunakan pupuk dengan kandungan nitrogen tinggi.
Memberikan pupuk daun dengan takaran yang tepat.
Menambahkan kotoran sapi, kuda, ayam, tepung alfalfa pada media tanam. Namun, pastikan seluruh bahan terurai dengan maksimal.
Gunakan kompos secara rutin untuk meningkatkan nitrogen.
Tanam tanaman yang fungsinya sebagai pengikat nitrogen, misalnya kacang polong dan buncis.
Berikan pupuk kopi pada media taman.
Berikan emulsi ikan dengan rasio NPK sekitar 5-1-1 sebagai nitrogennya.
Berikan potongan rumput untuk mulsa.
Itulah penjelasan tentang ciri-ciri tanaman kekurangan nitrogen dan cara mengatasinya yang perlu diketahui. (eK)
