Konten dari Pengguna

Ciri Indukan Lele Siap Pijah dan Cara Merawatnya

Seputar Hobi

Seputar Hobi

Artikel yang membahas seputar hobi seperti menggambar, memelihara tanaman, hewan peliharaan, hingga meracik kopi.

ยทwaktu baca 2 menit

comment
0
sosmed-whatsapp-white
copy-circle
more-vertical

Tulisan dari Seputar Hobi tidak mewakili pandangan dari redaksi kumparan

Ilustrasi ciri indukan lele siap pijah. Sumber foto: pexels/Piya Nimityongskul.
zoom-in-whitePerbesar
Ilustrasi ciri indukan lele siap pijah. Sumber foto: pexels/Piya Nimityongskul.

Ciri indukan lele siap pijah adalah hal penting yang harus diketahui para peternak atau pembudidaya ikan lele. Dengan begitu, peternak dapat melakukan perawatan yang sesuai dengan keadaan dan kebutuhan lele.

Untuk mengetahui lebih lanjut tentang cara merawat lele yang siap pijah serta ciri-cirinya, simak uraian berikut ini.

Ciri Indukan Lele Siap Pijah

Ilustrasi ciri indukan lele siap pijah. Sumber foto: pexels/Piya Nimityongskul.

Dikutip dari buku Kiat Sukses Budi Daya Lele di Lahan Sempit karya Surya Gunawan, ada beberapa ciri yang mencolok ketika lele siap pijah, diantaranya:

  • Kulitnya sehat.

  • Berat badan atau bobotnya sudah mencapai 1 kg.

  • Mulai berpasangan dan saling mengejar antara jantan dan betina.

  • Duburnya terlihat menonjol dan berwarna kemerahan.

  • Untuk induk betina, perutnya membesar atau gendut. Apabila diraba, terasa lembek.

  • Untuk induk jantan yang siap kawin, bentuk perutnya ramping. Apabila di urut, akan keluar cairan putih atau sperma.

Cara Merawat Indukan Lele Siap Pijah

Ada beberapa teknik merawat indukan lele agar sehat dan bertelur dengan kualitas baik, antara lain:

1. Memantau Air Kolam

Cara merawat indukan lele agar tetap baik adalah memastikan air kolam dalam keadaan kondusif. Air yang tidak ideal dan kotor memiliki resiko yang cukup besar untuk membuat indukan lele stres. Ketika hal tersebut tejadi, maka lele tidak dapat bertelur.

Air kolam yang dikatakan ideal, yaitu dapat dilihat dari tingkat kebersihannya (disarankan untuk membersihkan setiap hari), kadar oksigen 5 mg/L, suhu 25-32 derajat Celsius, kandungan amoniak, dan kadar asam basa 6,5-9.

2. Kebutuhan Nutrisi

Perawatan yang tidak kalah penting adalah memperhatikan kebutuhan nutrisi. Nutrisi yang dibutuhkan adalah 32 persen protein dari total 300 kalori. Untuk lemak dan karbohidrat, dapat diberikan secara seimbang.

Fungsi protein, yaitu untuk mempercepat proses pertumbuhan dan membantu pembentukan telur. Sedangkan, lemak dan karbohidrat berfungsi sebagai energi.

3. Jenis Pakan

Cara merawat indukan lele yang selanjutnya, yaitu memperhatikan jenis pakan. Pakan yang cocok untuk pertumbuhan ikan lele, antara lain bekicot, daging, pelet, cacing, dan beberapa jenis tanaman.

4. Waktu Memberikan Pakan

Waktu terbaik untuk memberikan pakan pada ikan lele adalah dua kali dalam sehari, tepatnya pada waktu pagi dan sore hari.

Itulah ciri ikan lele siap pijah dan cara merawatnya agar dapat berkembang dengan sehat dan bertelur dengan baik.