Dosis Eco Enzyme untuk Tanaman beserta Pengertian dan Manfaatnya

Artikel yang membahas seputar hobi seperti menggambar, memelihara tanaman, hewan peliharaan, hingga meracik kopi.
ยทwaktu baca 2 menit
Tulisan dari Seputar Hobi tidak mewakili pandangan dari redaksi kumparan

Dosis eco enzyme untuk tanaman harus diperhatikan dan sesuai takaran yang tepat.
Dikutip dari buku Modul Belajar Pembuatan Eco Enzyme 2022 oleh Miftahur Rohim, eco enzyme merupakan cairan alami serbaguna yang merupakan hasil fermentasi dari gula, sisa buah atau sayuran, dan air.
Lantas, berapa dosis eco enzyme untuk tanaman yang tepat?
Pengertian dan Manfaat Eco Enzyme
Eco enzyme diperkenalkan pertama kali oleh Dr. Rosukon Poompanvong, yaitu sosok pendiri Asosiasi Pertanian Organik Thailand. Proyek tersebut bertujuan untuk mengolah enzim yang berasa dari sampah organik menjadi pembersih organik.
Eco enzyme sendiri merupakan hasil fermentasi limbah dapur organik seperti ampas sayuran dan buah, gula, serta air. Produk eco enzyme menjadi produk ramah lingkungan yang mudah dibuat dan digunakan.
Cairan tersebut bisa digunakan dalam berbagai keperluan. Mulai dari pupuk, pembersih rumah, persitida alami, sampai untuk kulit. Cara pengaplikasiannya pun mudah, yaitu dengan dilarutkan ke air terlebih dahulu.
Selain alami, eco enzyme aman dan tidak membahayakan manusia maupun lingkungan.
Dosis Eco Enzyme untuk Tanaman
Dosis eco enzyme harus diperhatikan dan digunakan sesuai dengan kebutuhan. Untuk tanaman, terdapat beberapa dosis yang dapat digunakan, yaitu:
1. Pengusir Hama
Eco enzyme dipercaya sangat efektif dalam mengusir hama tanaman seperti sayuran atau anggrek. Selain itu juga bisa mengusir hama hewan seperti kecoa, lalat, semut, sampai serangga lain.
Untuk kebutuhan ini, pemilik dapat mencampurkan 15 ml eco enzyme ke dalam 500 ml air. Campuran tersebut kemudian dimasukkan dalam botol semprot dan disemprotkan pada area yang ditargetkan.
2. Pupuk
Selain pengusir hama, eco enzyme juga berguna dalam menyuburkan tanaman dan tanah. Untuk memaksimalkan fungsi ini, tentunya pemilik harus menggunakan dosis eco enzyme yang sesuai.
Sebanyak 30 ml eco enzyme dicampurkan pada 2 liter air. Cairan tersebut kemudian dimasukkan dalam botol semprot yang kemudian disemprotkan ke tanah yang ada di sekitar tanaman.
3. Melestarikan Lingkungan
Eco enzyme juga dapat membantu melestarikan lingkungan. Hal ini juga menyangkut dua poin sebelumnya, yaitu sebagai pengusir hama maupun menjadi pupuk. Banyaknya larutan pembersih yang beredar mengandung berbagai senyawa kimia yang berbahaya bagi lingkungan.
Maka dari itu, pemilik tanaman dapat menggantinya dengan eco enzyme.
Itulah sekilas pembahasan mengenai dosis eco enzyme untuk tanaman beserta pengertian dan manfaatnya.(LAU)
