Dua Penyebab Telur Kecil Pada Ayam Petelur

Artikel yang membahas seputar hobi seperti menggambar, memelihara tanaman, hewan peliharaan, hingga meracik kopi.
ยทwaktu baca 2 menit
Tulisan dari Seputar Hobi tidak mewakili pandangan dari redaksi kumparan

Penyebab telur kecil pada ayam petelur harus diketahui oleh peternak pemula yang ingin fokus dalam budidaya ayam yang satu ni. Karena komoditas utamanya adalah telur sehingga harus menghasilkan yang maksimal.
Menurut Eko Widodo dalam bukunya yang berjudul Ilmu Nutrisi Unggas, Hal yang penting untuk dicermati adalah pemberian pakan pada ayam petelur harus disesuaikan dengan kebutuhan dan fase pertumbuhannya.
Lantas, apa yang menyebabkan telur kecil pada ayam petelur? Simak selengkapnya di sini.
Faktor Penting Penyebab Telur Kecil Pada Ayam Petelur
Sebagai peternak ayam, harus memahami dengan benar apa yang menjadi penyebab telur ayam kecil. Apabila telur yang dihasilkan kecil, tentunya akan menurunkan nilainya di pasar dan merugikan penghasilan peternak.
Berikut adalah faktor penting yang menjadi penyebab telur ayam bentuknya mengecil, tidak sesuai dengan harapan.
1. Faktor Infeksius
Faktor yang pertama adalah faktor infeksius yang menandakan bahwa ayam petelur tersebut menderita penyakit yang merusak organ. Misalnya, pada organ pernapasan, pencernaan, hingga organ reproduksi ayam yang berpengaruh pada kualitas telur.
Kemudian masih ada penyakit lainnya yang menyebabkan penurunan kualitas telur, misalnya Egg Drop Syndrome, Avian Influenza, sampai dengan Newcastle Disease. Penyakit Newcastle Disease, ini sendiri mengakibatkan terjadinya perubahan pada ukuran telurnya menjadi kecil.
2. Faktor Non-Infeksius
Selanjutnya adala penyebab yang bukan infeksius, biasanya akibat manajemen peternakan yang kurang optimal. Beberapa hal penting yang mempengaruhi kualitas dan bentuk telur sebagai faktor non-infeksius adalah sebagai berikut:
Berat Ayam
Jika ayam beratnya turun, maka akan mempengaruhi hasil telurnya juga akan ikut menjadi lebih kecil. Hal ini biasanya disebabkan oleh pakan yang kurang berkualitas. Timbang ayam yang telurnya kecil dan bandingkan dengan pembibit.
Jika hasilnya lebih kecil dibandingkan pembibit, segera pisahkan ayamnya. Berikan perawatan khusus dan timbang secara berkala untuk mengevaluasi kondisinya. Pastikan untuk memberikan pakan yang berkualitas tinggi agar lekas pulih.
Kurang Pencahayaan
Pencahayaan mempunyai kaitan yang besar terhadap saluran reproduksi ayam dan ukuran telurnya. Kekurangan cahaya akan membuat organ reproduksi menjadi terlambat berkembang. Dengan demikian, maka ayam akan terlambat bertelur dan sampai pada puncak reproduksinya.
Dilanda Stres
Ayam yang menderita stres akibat berbagai hal juga dapat mengalami penurunan atau pengecilan produksi telurnya. Misalnya akibat serangan parasit atau kutu dan juga cuaca yang sangat panas. Akibatnya ayam akan lebih sering minum dibandingkan makan, sehingga telurnya pun menjadi kecil.
Demikian pembahasan mengenai dua penyebab telur kecil pada ayam petelur yang dapat dipelajari para peternak pemula. (FRM)
