Konten dari Pengguna

Efek Buruk Sugar Glider Obesitas yang Tidak Boleh Diabaikan

Seputar Hobi

Seputar Hobi

Artikel yang membahas seputar hobi seperti menggambar, memelihara tanaman, hewan peliharaan, hingga meracik kopi.

·waktu baca 2 menit

comment
0
sosmed-whatsapp-white
copy-circle
more-vertical

Tulisan dari Seputar Hobi tidak mewakili pandangan dari redaksi kumparan

Ilustrasi sugar glider obesitas, sumber foto: Tabitha Favor by pexels.com
zoom-in-whitePerbesar
Ilustrasi sugar glider obesitas, sumber foto: Tabitha Favor by pexels.com

Sugar glider merupakan hewan peliharaan yang banyak disukai karena penampilannya yang lucu dan imut. Namun, sugar glider juga bisa mengalami obesitas atau kegemukan apabila mendapat perawatan yang kurang tepat.

Masalah obesitas yang dialami sugar glider dapat memberi efek negatif yagn tidak boleh diabaikan. Salah satu efek buruk sugar glider obesitas yang sering diabaikan adalah memicu kerusakan organ dalam tubuhnya.

Dikutip dari buku Sugar Glider: Si Hewan Saku Yang Unik karya Sonny "Sonntro" Catro, berikut adalah beberapa efek buruk dari sugar glider yang mengalami obesitas.

Efek Buruk Sugar Glider Obesitas

Ilustrasi sugar glider obesitas, sumber foto: MART PRODUCTION by pexels.com

Sugar glider yang mengalami obesitas perlu mendapat penanganan segera karena lebih rentan terserang penyakit. Di mana hal ini dapat mempercepat kematiannya.

Berikut beberapa efek buruk sugar glider obesitas yang tidak boleh diabaikan begitu saja.

1. Memicu Kerusakan Organ dalam Tubuhnya

Sugar glider obesitas biasanya disebabkan oleh penumpukan lemak di dalam tubuhnya. Penumpukan lemak ini dapat membuat sistem kerja organ dalam tubuh menjadi terganggu, terutama bagian jantung, hati, dan ginjal.

Karena itu, pastikan sugar glider memiliki tubuh yang sehat dan tidak kegemukan. Tubuh sugar glider yang sehat akan memiliki berat badan ideal, alias tidak terlalu gemuk dan tidak terlalu kurus.

Untuk mendapat berat badan yang ideal, berikan makanan yang baik dan mengandung protein, mineral, serta gizi seimbang.

2. Susah Menurunkan Berat Badan

Menurut para ahli, sugar glider yang sudah terlanjur gemuk akan lebih susah untuk kurus kembali. Karena ia akan sulit bergerak sehingga kurang beraktivitas setiap harinya.

Akibatnya, setiap protein yang masuk ke dalam tubuh sugar glider tidak bisa diolah dengan benar dan langsung menjadi lemak.

Meski begitu, sugar glider masih bisa kurus jika rutin diajak bermain, mengubah pola makannya, dan memberikan makanan yang berserat tinggi, seperti buah-buahan. Hindari pula pemberian makanan yang berlemak tinggi, seperti serangga.

3. Menurunkan Sistem Kekebalan Tubuh

Obesitas pada sugar glider juga bisa menurunkan sistem kekebalan tubuh. Jadi sebaiknya kurangi porsi makan sugar glider dan seringlah ajak ia bermain agar lebih banyak bergerak.

dan sering ajak sugar glider bermain agar lebih banyak bergerak.

Itulah berbagai efek samping sugar glider obesitas atau kegemukan yang perlu diwaspadai. (DSI)