Konten dari Pengguna

Fungsi Heater Aquarium beserta Jenis dan Cara Pemasangannya

Seputar Hobi

Seputar Hobi

Artikel yang membahas seputar hobi seperti menggambar, memelihara tanaman, hewan peliharaan, hingga meracik kopi.

·waktu baca 2 menit

comment
0
sosmed-whatsapp-white
copy-circle
more-vertical

Tulisan dari Seputar Hobi tidak mewakili pandangan dari redaksi kumparan

Ilustrasi fungsi heater aquarium. Foto: Pixabay
zoom-in-whitePerbesar
Ilustrasi fungsi heater aquarium. Foto: Pixabay

Fungsi heater aquarium adalah untuk menjaga suhu air agar ikan di dalam aquarium tumbuh dengan baik ketika berada di lingkungan yang serupa dengan habitat aslinya.

Berikut adalah fungsi heater aquarium beserta jenis dan cara pemasangannya yang patut diketahui.

Mengenal Heater

Ilustrasi fungsi heater aquarium. Foto: Pixabay

Berdasarkan buku Ikan Hias Air Laut yang ditulis oleh Heru Susanto, heater biasanya berupa sebuah tabung gelas yang di dalamnya berisi seperangkat alat pemanas.

Di Indonesia yang memiliki iklim tropis, heater sebenarnya tidak terlalu diperlukan. Biasanya, heater digunakan hanyalah untuk mengatur suhu, terutama pada musim hujan.

Heater utamanya dibutuhkan di area yang bersuhu dingin, musim hujan, dan area yang suhu udaranya mudah berubah agar ikan tidak stres.

Fungsi Heater Aquarium

Ilustrasi fungsi heater aquarium. Foto: Pixabay

Heater sesuai dengan namanya adalah untuk menjaga suhu air. Namun, apa fungsi lain heater? Fungsi heater, antara lain:

  1. Menaikkan suhu air aquarium

  2. Menstabilkan suhu air aquarium

  3. Mengurangi populasi jamur dan bakteri

  4. Menyembuhkan ikan dari penyakit

  5. Menambah nafsu makan ikan hias

Jenis dan Cara Pemasangan Heater

Ilustrasi fungsi heater aquarium. Foto: Pixabay

Lebih lanjut dibahas mengenai berbagai jenis dan cara pemasangan heater pada aquarium, yaitu:

1. Immersible heater

Heater ini yang paling umum digunakan karena harganya relatif murah. Immersible heater perlu diletakkan di atas aquarium agar bisa digunakan.

Namun, heater jenis ini memiliki beberapa kekurangan, seperti tidak cukup panas untuk aquarium besar dan pemanas dapat mudah dengan rusak kalau tercebur ke air.

2. Submersible heater

Heater jenis ini bisa langsung dimasukkan ke dalam aquarium untuk digunakan. Panasnya akan lebih merata dan tidak terbuang sia-sia.

Harganya relatif lebih mahal dari immersible heater. Akan tetapi, masih memiliki beberapa kekurangan, di antaranya ikan besar dapat merusak heater jenis ini.

Namun, tersedia juga submersible heater yang terbuat dari bahan anti pecah sehingga lebih tahan lama, tetapi membutuhkan lebih banyak energi.

3. Substrate heater

Heater ini khusus untuk tanaman air yang ada di aquarium. Biasanya, diletakkan di bawah dan akan tertutupi dengan baik oleh substrat sehingga tidak mengganggu keindahan.

Perlu diperhatikan bahwa pemasangan substrate heater lebih baik dilakukan saat awal pembuatan aquarium agar tidak perlu membongkar substrat dan tanaman air.

4. Filter heater

Merupakan jenis heater paling baru yang sekaligus menggabungkan heater ke dalam filter. Heater ini lebih praktis dan hemat energi.

Cara kerjanya adalah memasukkan blok pemanas ke dalam filter jadi air akan hangat saat melewatinya.

Sekian pembahasan mengenai fungsi heater aquarium beserta jenis dan cara pemasangannya yang patut diketahui. (SP)