Konten dari Pengguna

Fungsi Pupuk TSP untuk Tanaman

Seputar Hobi

Seputar Hobi

Artikel yang membahas seputar hobi seperti menggambar, memelihara tanaman, hewan peliharaan, hingga meracik kopi.

·waktu baca 3 menit

comment
0
sosmed-whatsapp-white
copy-circle
more-vertical

Tulisan dari Seputar Hobi tidak mewakili pandangan dari redaksi kumparan

Ilustrasi fungsi pupuk TSP,sumber foto: unsplash.com/CDC
zoom-in-whitePerbesar
Ilustrasi fungsi pupuk TSP,sumber foto: unsplash.com/CDC

Pupuk TSP atau Triple Super Phosphate adalah pupuk kimia yang biasa digunakan untuk tanaman oleh para petani. Pupuk TSP memiliki kandungan konsentrasi fosfor (P) yang tinggi, yaitu sekitar 44-46% P2O5.

Ada beberapa fungsi pupuk TSP dalam dunia pertanian. Salah satunya memacu perkembangan akar tanaman agar lebih optimal.

Ketahui berbagai fungsi pupuk TSP untuk tanaman lainnya dalam ulasan di bawah ini.

Fungsi Pupuk TSP

Ilustrasi fungsi pupuk TSP,sumber foto: unsplash.com/CDC

Dikutip dari buku Mengatasi Permasalahan Bertanam Cabai karya Final Prajnanta, (2011) fosfor adalah salah satu unsur hara makro yang sangat penting dan dibutuhkan oleh semua jenis tanaman.

Fosfor berperan dalam berbagai proses biokimia tanaman, seperti penyusunan asam nukleat, fotosintesis, respirasi, pembentukan bunga, biji dan buah, serta pengangkutan hasil metabolisme.

Tanaman yang kekurangan fosfor akan mengalami pertumbuhan yang terhambat, akar yang lemah dan abnormal, daun yang kecil dan berwarna ungu, serta produksi bunga dan buah yang rendah.

Oleh karena itu, pemberian pupuk TSP dapat memberikan manfaat bagi tanaman.

Berikut ini adalah beberapa fungsi pupuk TSP untuk tanaman.

  1. Memacu perkembangan akar tanaman, sehingga akar menjadi lebih lebat, sehat dan kuat. Akar yang baik akan meningkatkan penyerapan air dan hara dari tanah.

  2. Meningkatkan pertumbuhan batang dan cabang tanaman, sehingga tanaman menjadi lebih kokoh dan tahan terhadap angin dan hama.

  3. Mempercepat pembentukan klorofil dan proses fotosintesis, sehingga tanaman menjadi lebih hijau dan sehat.

  4. Mempercepat pembentukan bunga dan pemasakan biji dan buah, sehingga panen menjadi lebih cepat dan berkualitas.

  5. Meningkatkan ukuran, bobot dan rasa buah, sehingga nilai jualnya menjadi lebih tinggi.

  6. Meningkatkan ketahanan tanaman terhadap stres lingkungan, seperti suhu rendah, kekeringan atau kelebihan air.

  7. Meningkatkan kesehatan tanah dengan meningkatkan aktivitas mikroba dan ketersediaan hara lainnya.

Cara Menggunakan Pupuk TSP

Ilustrasi fungsi pupuk TSP,sumber foto: unsplash.com/CDC

Berikut ini adalah beberapa cara menggunakan pupuk TSP untuk tanaman.

1. Diberikan Secara Langsung

Pupuk TSP dapat diberikan secara langsung ke tanah atau dicampur dengan pupuk organik atau pupuk lainnya. Jangan mencampur pupuk TSP dengan pupuk urea atau pupuk yang mengandung nitrogen tinggi, karena akan menurunkan efektivitasnya.

2. Diberikan Saat Penanaman atau Pemeliharaan

Pupuk TSP dapat diberikan pada saat penanaman atau saat pemeliharaan tanaman. Jumlah pupuk TSP yang diberikan tergantung pada jenis tanaman, kondisi tanah dan tujuan pemberian. Secara umum, dosis pupuk TSP berkisar antara 50-100 kg/ha.

3. Ditaburkan di Sekitar Tanaman

Pupuk TSP dapat diberikan dengan cara ditaburkan di sekitar tanaman atau dibuat lubang di sekitar akar tanaman. Hindari memberikan pupuk TSP terlalu dekat dengan akar tanaman karena dapat menyebabkan kerusakan akar. Setelah pemberian pupuk TSP, segera siram tanaman dengan air secukupnya.

Baca juga: 4 Jenis Pupuk untuk Tanaman Hias yang Penting Diketahui

Demikian pembahasan tentang fungsi pupuk TSP untuk tanaman yang wajib diketahui oleh para petani. (WWN)