Konten dari Pengguna

Hama pada Tanaman Teh yang Membuat Kualitas Daun Menurun

Seputar Hobi
Artikel yang membahas seputar hobi seperti menggambar, memelihara tanaman, hewan peliharaan, hingga meracik kopi.
19 Juni 2024 22:52 WIB
·
waktu baca 2 menit
comment
0
sosmed-whatsapp-white
copy-link-circle
more-vertical
Tulisan dari Seputar Hobi tidak mewakili pandangan dari redaksi kumparan
Ilustrasi hama pada tanaman teh, sumber foto: Tom Fisk by pexels.com
zoom-in-whitePerbesar
Ilustrasi hama pada tanaman teh, sumber foto: Tom Fisk by pexels.com
ADVERTISEMENT
Tanaman teh menjadi tanaman yang indah dan punya manfaat besar karena bisa menghasilkan daun teh sebagai bahan baku minuman. Namun, pada saat budidaya perlu mengetahui hama pada tanaman teh agar bisa melakukan pengendalian yang tepat.
ADVERTISEMENT
Mengingat menanam daun teh sendiri akan jauh lebih memuaskan karena bisa merasakan daun teh segar. Hanya saja tetap membutuhkan perawatan ekstra agar daun yang akan digunakan tetap berkembang optimal.
Dikutip dari buku Pengelolaan Hama Penyakit Tanaman karya Ir. Sartono Joko Santosa, MP., berikut beberapa hama yang sering menyerang tanaman teh.

Hama pada Tanaman Teh

Ilustrasi hama pada tanaman teh, sumber foto: lin2015 by pixabay.com
Indonesia menjadi negara penghasil teh terbesar di dunia, bahkan hasilnya banyak diekspor ke berbagai negara. Namun, perlu diketahui bahwa budidaya tanaman teh tidak semudah yang dibayangkan karena masih ada hama yang menyerang seperti berikut.

1. Wereng Pengisap Pucuk Daun Teh

Wereng pengisap daun teh akan menyerang dengan mengisap bagian pucuk daun hingga membuat bagian tepi keriting dan layu. Hal ini juga memengaruhi kualitas teh yang dihasilkan tidak semaksimal biasanya.
ADVERTISEMENT
Namun, jarang petani yang menyadari kehadiran hama wereng ini karena ukurannya sangat kecil dan warnanya hijau kekuningan. Meski ukurannya kecil, dampak yang diberikan pada hasil pucuk daun teh sangat besar hingga memicu gagal panen.

2. Ulat Penggulung Daun

Ulat penggulung daun menjadi hama tanaman teh yang sangat meresahkan para petani. Ciri tubuhnya, yaitu berwarna hijau mengkilap dengan bagian kepala berwarna hitam dan panjangnya sekitar 25 mm.
Biasanya, ulat ini akan melubangi bagian daun dan lubang tersebut berwarna hitam, kemudian berubah menjadi kecokelatan. Serangan yang dilakukan dengan cara menyambungkan dua atau lebih daun teh secara bersamaan menggunakan benang sutra.

3. Kepik Pengisap Daun Teh

Kepik pengisap daun teh akan menyerang bagian pucuk daun teh yang membuat perkembangan tanaman terganggu. Kepik ini berwarna hitam putih yang akan berubah menjadi hitam merah dengan tiang kecil seperti jarum di bagian tengah punggung.
ADVERTISEMENT
Jika sudah mengetahui hama pada tanaman teh tersebut penting untuk diketahui agar bisa menentukan cara tepat mengendalikannya. Hama yang terlalu lama menyerang bisa membuat hasil panen menurun secara drastis.(DSI)