Konten dari Pengguna

Hama Pohon Kakao yang Harus Diwaspadai Petani Cokelat

Seputar Hobi

Seputar Hobi

Artikel yang membahas seputar hobi seperti menggambar, memelihara tanaman, hewan peliharaan, hingga meracik kopi.

ยทwaktu baca 2 menit

comment
0
sosmed-whatsapp-white
copy-circle
more-vertical

Tulisan dari Seputar Hobi tidak mewakili pandangan dari redaksi kumparan

Ilustrasi Hama pohon kakao. Foto: Unsplash/Isuru Ranasinha
zoom-in-whitePerbesar
Ilustrasi Hama pohon kakao. Foto: Unsplash/Isuru Ranasinha

Hama pohon kakao merupakan organisme yang dapat merusak tanaman kakao (Theobroma cacao), baik dalam bentuk serangga, ulat, kumbang, maupun mite, yang mengancam kesehatan pohon dan hasil panen biji kakao.

Hama-hama ini dapat menyebabkan kerusakan pada berbagai bagian tanaman, seperti batang, daun, dan buah, yang akhirnya mengurangi kualitas dan kuantitas produksi biji kakao.

Hama Pohon Kakao yang Harus Diwaspadai

Ilustrasi Hama pohon kakao. Foto: Unsplash/Rodrigo Flores

Hama pohon kakao biasanya menyerang berbagai bagian tanaman, termasuk buah, batang, dan daun. Serangan hama pada bagian-bagian tersebut dapat menyebabkan kerusakan yang signifikan.

Pohon kakao (Theobroma cacao) merupakan tanaman penghasil biji cokelat yang sangat bernilai, namun, tanaman ini rentan terhadap serangan hama yang dapat menurunkan hasil dan kualitas biji cokelat.

Oleh karena itu, petani cokelat perlu memahami berbagai jenis hama yang bisa menyerang tanaman kakao agar dapat melakukan upaya pencegahan yang tepat.

Berikut adalah beberapa hama yang perlu diwaspadai.

1. Penggerek Buah Kakao (Conopomorpha cramerella)

Dikutip dari laman repo.unsrat.ac.id, Penggerek buah kakao menyerang dan merusak buah kakao yang masih mudah sampai menjelang panen.

Penggerek buah kakao yang menimbulkan kerusakan buah adalah pradewasa yang disebut larva, sedangkan serangga hama lainnya menimbulkan kerusakan pada tanaman kakao terdiri dari pradewasa dan dewasa.

Penggerek buah dapat menyebabkan kerugian besar pada hasil panen.

2. Ulat Penggerek Batang (Scirtothrips citri)

Hama ini menginfeksi batang dan cabang tanaman kakao. Ulat penggerek batang dapat menyebabkan kerusakan pada jaringan tanaman, yang akhirnya dapat mengurangi kemampuan pohon dalam menghasilkan biji kakao.

Serangan berat dapat membuat tanaman menjadi lebih rentan terhadap penyakit dan bahkan kematian pohon.

3. Kumbang Kakao (Haptoncus auberti)

Kumbang ini merusak biji kakao dengan menggigit dan menghisap cairan dari biji.

Serangan kumbang kakao menyebabkan penurunan kualitas biji cokelat dan dapat mengurangi hasil panen secara signifikan. Selain itu, kumbang ini juga menjadi vektor penyebaran penyakit tanaman.

4. Mite Penggerek Daun (Tetranychus urticae)

Mite penggerek daun dapat merusak daun kakao dengan menghisap cairan daun, menyebabkan daun menguning, mengering, dan rontok. Kerusakan pada daun mengurangi kemampuan fotosintesis pohon, sehingga menghambat pertumbuhan dan produksi biji kakao.

Pencegahan dan Pengendalian

Untuk mencegah kerusakan yang lebih parah, petani cokelat perlu melakukan pengendalian hama secara terintegrasi, seperti menggunakan insektisida yang ramah lingkungan, serta menjaga kebersihan kebun dengan memangkas cabang yang terinfeksi.

Pengelolaan yang baik akan membantu menjaga produktivitas dan kualitas biji kakao yang dihasilkan. (Yln)

Baca juga: 9 Cara Pengendalian Hama Wereng Batang Coklat