Hama Tanaman Sawi dan Cara Pengendaliannya dengan Benar

Artikel yang membahas seputar hobi seperti menggambar, memelihara tanaman, hewan peliharaan, hingga meracik kopi.
·waktu baca 2 menit
Tulisan dari Seputar Hobi tidak mewakili pandangan dari redaksi kumparan

Tanaman sawi banyak dibudidayakan di Indonesia. Namun, untuk membudidayakannya dengan baik, juga memerlukan teknik yang tepat. Terlebih saat hama tanaman sawi menyerang, cara pengendaliannya perlu segera dilakukan.
Dikutip dari Budidaya Tanaman Sawi (Brassica Juncea.L) oleh A Fuad, (1:2010), dalam situs digilib.uns.ac.id, budidaya tanaman sawi relatif mudah untuk dilaksanakan, sehingga dapat dilakukan oleh petani ataupun pemula yang ingin menekuni agribisnis tanaman ini.
Budidaya tanaman sawi selain mudah dilaksanakan, juga sangat cepat menghasilkan karena tanaman ini memiliki umur relatif pendek (genjah), mulai dari awal penanaman hingga siap panen.
Hama Tanaman Sawi dan Cara Pengendaliannya
Budidaya tanaman sawi memang terbilang cukup mudah. Namun, bukan berarti tanaman ini tidak dapat terserang hama. Hama tanaman sawi perlu dikendalikan dengan benar agar hasil panen baik.
Mengutip dari Identifikasi Jenis - Jenis Hama yang Menginvasi Tanaman Sawi Hijau (Brassica rapa var. parachinensis) di Lahan Pertanian Stkip Kristen Wamena, oleh Sepling Paling, dkk., (2019), dalam situs jurnal.unipasby.ac.id, hama yang biasanya menyerang tanaman sawi hijau diantaranya:
Ulat Tritip/ngengat punggung berlian (Plutella xylostella L.).
Ulat Krop Kubis (Crocidolomia binotalis Zeller, Lepidoptera: Pyralidae).
Kumbang daun atau kumbang anjing (Phyllotretasp, Coleoptera: Chrysomelidae).
Ordo Coleoptera.
Hemiptera (kepik-kepikan).
Lepidoptera (pengorok daun).
Nematoda.
Orthoptera (belalang).
Mengutip dari Pengendalian Hama pada Tanaman Sawi (Brassica juncea L.) Menggunakan Ekstrak Daun Pepaya (Carica papaya L.), oleh Noorbetha Julaily, et al, (2013), dalam situs jurnal.untan.ac.id, salah satu cara pengendalian organisme pengganggu tanaman (OPT) pada sawi adalah dengan menggunakan insektisida nabati.
Beberapa jenis insektisida nabati yang berasal dari tumbuhan telah dikembangkan untuk mengendalikan hama ulat pemakan daun yaitu tanaman mimba (Azadirachta indica) dan tanaman cengkeh.
Kedua tanaman tersebut mengandung beberapa senyawa bioaktif yang efektif dalam mengendalikan nematoda, jamur patogen, bakteri, dan serangga hama. Tanaman pepaya (Carica papaya) juga berpotensi sebagai insektisida nabati.
Berdasarkan penelitian yang dilakukan oleh Konno (2004), getah pepaya mengandung kelompok enzim sistein protease seperti papain dan kimopapain.
Getah pepaya juga menghasilkan senyawa golongan alkaloid, terpenoid, flavonoid dan asam amino non protein yang sangat beracun bagi serangga pemakan tumbuhan.
Adanya kandungan senyawa-senyawa kimia di dalam tanaman pepaya yang terkandung dapat mematikan organisme pengganggu.
Ekstrak daun pepaya (C. papaya) merupakan salah satu bahan alami yang dapat dijadikan insektisida yang efektif dan aman bagi lingkungan.
Itulah beberapa hama tanaman sawi dan cara pengendaliannya dengan benar. Aplikasikan insektisida tersebut sesuai kebutuhan. (IF)
Baca juga: Cara Menanam Sawi di Polybag yang Benar
