Jadwal Makan Kucing yang Baik untuk Kesehatannya

Artikel yang membahas seputar hobi seperti menggambar, memelihara tanaman, hewan peliharaan, hingga meracik kopi.
·waktu baca 3 menit
Tulisan dari Seputar Hobi tidak mewakili pandangan dari redaksi kumparan

Pemberian jadwal makan kucing perlu dilakukan untuk menjaga kesehatannya. Melalui adanya jam makan ini, kucing akan terhindar dari masalah kesehatan, seperti obesitas.
Untuk menentukan pemberian makan pada kucing, para pemilik harus mempertimbangkan beberapa hal, seperti usia dan berat badannya. Dengan begitu, kucing bisa mendapat porsi makan ideal di waktu yang tepat.
Untuk memahami lebih dalam tentang jadwal makan kucing dan pemberian porsi makannya, mari simak pembahasannya di bawah ini.
Jadwal Makan Kucing yang Baik
Pemberian makanan untuk kucing adalah hal penting yang perlu diperhatikan.
Dikutip dari buku Solusi Permasalahan Kucing yang disusun oleh Cacang Effendi, drh. Widya Setiawati (2017: 38), saat akan memberi makan kucing, pemilik perlu memerhatikan beberapa poin seperti berat badan kucing, jadwal makan kucing, dan evaluasi kondisi kucing.
Kucing dewasa sebaiknya diberikan dua kali sehari. Pemberian makan kucing dapat dilakukan setiap pagi dan sore hari.
Dengan mengatur jadwal makan kucing, pemilik dapat lebih mudah dalam mengamati kondisi kesehatan kucing. Jika kucing mengalami penurunan kondisi, biasanya ia tidak akan menyentuh makanan yang diberikan dengan porsi biasanya.
Pemberian Porsi Makan Kucing yang Tepat
Pemberian porsi makanan untuk kucing dapat dilakukan sesuai dengan petunjuk pemberian makanan yang tertera pada kemasan makanan kucing.
Jumlah yang tertera pada petunjuk tersebut merupakan jumlah awal pemberian pakan kucing per hari. Pemberian pakan juga dapat disesuaikan dengan berat badan kucing. Umumnya setiap hari kucing makan sekitar 2% dari berat badannya.
Penentuan porsi makan kucing ini dapat disesuaikan dengan kondisi kucing, seperti apakah kucing sedang hamil atau kucing masih kecil. Berikut ini adalah porsi makan kucing sesuai dengan kondisi dan usianya.
1. Porsi Makan Anak Kucing
Anak kucing umumnya membutuhkan makanan dengan kandungan 30 kalori per kilogram berat badannya. Jika anak kucing memiliki berat badan 500 gram, maka kucing tersebut membutuhkan 15 kalori per hari.
2. Porsi Makan Kucing Dewasa
Kucing dewasa membutuhkan 66 kalori per kilogram berat badannya. Jika seekor kucing dewasa memiliki berat badan sebesar 4 kg, artinya kucing tersebut membutuhkan 264 kalori per harinya.
Jumlah kalori tersebut dapat dibagi menjadi dua yaitu pagi hari dan sore hari. Jadi, porsi yang dapat diberikan untuk kucing adalah 132 kalori per saji untuk sekali makan.
3. Porsi Makan Kucing Senior
Kucing senior membutuhkan kalori yang lebih banyak dibanding anak kucing maupun kucing dewasa. Besar kalori yang dibutuhkan adalah 50 kalori per kilogram berat badan kucing.
Agar tak salah memberikan porsi, konsultasikan terlebih dahulu dengan dokter hewan. Karena pemilik harus menyesuaikan porsi makan kucing sesuai dengan kondisinya.
4. Porsi Makanan Kucing Hamil dan Menyusui
Ketika kucing hamil, porsi makanan kucing mengalami peningkatan hingga 50% dari porsi biasanya. Hal ini karena kucing yang hamil membutuhkan energi dan protein yang lebih untuk menjaga kandungannya.
Bahkan di masa akhir kebuntingan, kucing membutuhkan asupan makanan yang terus bertambah bahkan dua kali lipat dibanding porsi hariannya. Terlebih saat kucing sedang dalam masa menyusui.
Sekian pembahasan tentang jadwal makan kucing. Dengan pemberian makan sesuai dengan jadwal, kucing tidak lagi meminta makanan sepanjang waktu sehingga risiko obesitas dapat diminimalisir. (DAP)
