Jarak Tanam Rosella yang Ideal agar Tumbuh dengan Cantik

Artikel yang membahas seputar hobi seperti menggambar, memelihara tanaman, hewan peliharaan, hingga meracik kopi.
ยทwaktu baca 2 menit
Tulisan dari Seputar Hobi tidak mewakili pandangan dari redaksi kumparan

Rosella adalah tanaman berbunga yang populer karena kelopaknya yang cantik. Untuk menumbuhkan tanaman ini, pengaturan jarak tanam rosella harus diperhatikan dengan ideal.
Jarak tanam yang ideal membantu tanaman rosella untuk memenuhi kebutuhan unsur hara, air, dan sinar matahari. Jarak tanam ini dapat bervariasi tergantung pada kondisi lahan dan skala budidayanya.
Jarak Tanam Rosella yang Ideal
Mengutip buku Si Cantik Rosella: Bunga Cantik Berjua Khasiat, Zahra Haidar, (2016: 47), jarak tanam rosella yang ideal untuk ditanam secara monokultur adalah 1 x 1,2 meter atau 1,5 x 1,5 meter tergantung tingkat kesuburan tanahnya,
Rosella yang ditanam terlalu rapat menyebabkan tanaman saling menaungi. Akibatnya, pertumbuhan tanaman menjadi kurang optimal sehingga kelopak bunga lebih kecil dan berwarna pucat.
Faktor yang Mempengaruhi Jarak Tanam
Mengutip buku Budi Daya Tanaman Hias, Sri Sudarmiyatun, S.Pd.Sd. (2012: 51), bunga rosella biasanya ditanam terlebih dahulu di polibag. Setelah tumbuh sedikit besar, tanaman dipindahkan ke lahan terbuka. Berikut adalah faktor yang mempengaruhi jarak tanam.
1. Kesuburan Tanah
Pada tanah yang subur dan kaya nutrisi, tanaman rosella cenderung tumbuh lebih besar dan lebat. Oleh sebab itu, jarak tanam dibuat lebih lebar untuk memberikan ruang yang cukup bagi pertumbuhan tanaman.
2. Kondisi Iklim
Di daerah dengan curah hujan tinggi, jarak tanam yang lebih lebar membantu menjaga kelembapan tanah agar tetap seimbang dan mencegah terjadinya penyakit akibat kelembapan berlebih.
3. Ukuran Tanaman
Jika varietas rosella yang dibudidayakan memiliki ukuran besar, jarak tanam perlu dibuat lebih lebar agar tanaman tidak saling menaungi dan menghalangi sinar matahari. Hal ini memastikan setiap tanaman mendapat sinar matahari yang cukup untuk mendukung fotosintesis.
4. Pola Tanam
Apabila rosella ditanam dengan sistem monokultur, jarak tanam dapat dibuat lebih rapat. Namun, jika rosella ditanam dengan sistem tumpangsari bersama tanaman lain, jarak tanam dibuat lebih lebar agar memiliki ruang cukup untuk tumbuh.
Demikianlah pembahasan mengenai jarak tanam rosella yang ideal dan faktor-faktornya. Dengan memperhatikan faktor-faktor di atas, bunga rosella dapat tumbuh menjadi tanaman hias yang cantik. (Nabila)
Baca Juga: 3 Ciri-Ciri Alpukat Mau Berbuah dan Manis
