Jenis-Jenis Kopi yang Berpotensi untuk Membangun Bisnis Coffee Shop

Artikel yang membahas seputar hobi seperti menggambar, memelihara tanaman, hewan peliharaan, hingga meracik kopi.
Konten dari Pengguna
2 Maret 2023 17:24
·
waktu baca 2 menit
comment
0
sosmed-whatsapp-white
copy-link-circle
more-vertical
Tulisan dari Seputar Hobi tidak mewakili pandangan dari redaksi kumparan
Ilustrasi Bisis Coffe Shop. Sumber: Pixels.
zoom-in-whitePerbesar
Ilustrasi Bisis Coffe Shop. Sumber: Pixels.
Jenis-jenis kopi yang beredar di dunia sangat beragam dan memiliki ciri khas masing-masing. Karena potensinya yang luar biasa, pebisnis lantas berbondong-bondong menganalisis jenis-jenis kopi untuk untuk membangun bisnis coffee shop.

Analisa Pangsa Pasar

Secara pasar, bisnis kopi tidak akan pernah mati. Karena keberadaan kopi sudah menyatu dengan masyarakat. Bukan hanya Indonesia saja, tapi dunia.
Namun, jika salah dalam menganalisa target pasar, bisnis yang berpotensi membawa keuntungan besar ini malah akan memberikan petaka.
Enis Susandi di dalam buku Coffe Roasting membagi pangsa pasar menjadi 3 kategori, di antaranya; specialty, komersial, dan kopi instan.
Konsumen kopi specialty jika dipresentasikan hanya sekitar 10-15 persen saja. Secara strata sosial, penggemar kopi specialty berasal dari kalangan menengah ke atas.
Sedangkan konsumen komersial, 30-35 persen. Strata pasarnya adalah golongan menengah dan digunakan sebagai sajian menu di cafe, restoran, hotel, dan lain sebagainya.
Sedangkan kopi instan, biasanya di dominasi oleh orang-orang rumahan. Strata sosialnya menengah ke bawah.

Jenis-Jenis Kopi untuk Bisnis Coffee Shop

Ilustrasi Kopi di Coffe Shop/Sumber gambar Pixels
zoom-in-whitePerbesar
Ilustrasi Kopi di Coffe Shop/Sumber gambar Pixels
Setelah memahami tentang mangsa pasar, baru berfikir tentang jenis kopi apa yang disukai oleh para konsumen yang kita sasar.
Di Indonesia, jenis kopi yang sering digunakan adalah arabika dan robusta. Dari dua jenis kopi ini sebenarnya bisa dioleh menjadi beberapa jenis minuman. Apakah espresso, latte, cappucino, americano, maupun yang lainnya.
Untuk mengetahui lebih dalam tentang kedua jenis kopi tersebut, berikut ciri khas yang perlu kamu pahami sebelum menentukan pilihan membuka usaha coffee shop.
Kopi robusta memiliki kandungan kafein yang cukup tinggi. Hal inilah yang kemudian membuat kopi robusta memiliki cita rasa yang lebih pekat dan pahit.
Menurut Bima Adhitya di dalam buku yang berjudul Home Caffe Shop (Inspirasi Membangun Kedai Kopi Mungil di Teras Rumah), untuk bisnis kafe modern, kopi robusta jarang digunakan. Terkadang hanya sebagai campuran saja. Seperti membuat susu kekinian dan lain sebagainya.
Secara dominan, para pembisnis coffee shop banyak yang menggunakan kopi arabika. Selain memiliki rasa yang agak fruiti dan manis, kopi arabika juga lebih mudah untuk diexflorasi. Dari sisi aroma kopi arabika pun lebih kuat dibandingkan robusta.
Namun dari sisi harga kopi robusta lebih ekonomis daripada kopi arabika.
Itulah Jenis-jenis kopi yang sering digunakan untuk bisnis coffee shop. Anda bisa memilih sesuai kebutuhan target pasar yang dibidik. [DAI]