Jenis-jenis Pupuk Organik Terbaik agar Tanaman Makin Subur

Artikel yang membahas seputar hobi seperti menggambar, memelihara tanaman, hewan peliharaan, hingga meracik kopi.
·waktu baca 2 menit
Tulisan dari Seputar Hobi tidak mewakili pandangan dari redaksi kumparan

Pada dasarnya memang tanaman bisa tumbuh secara alami, namun tetap membutuhkan peran pupuk organik untuk kebutuhan nutrisinya. Ada jenis-jenis pupuk organik terbaik yang bisa kamu pilih agar tanaman menjadi tumbuh subur.
Pupuk organik sendiri juga berperan penting dalam perawatan intensif agar tanaman semakin tumbuh baik. Jika nutrisi tanaman tercukupi, maka tanaman akan subur.
Maka dari itu, kamu perlu memberikan pupuk organik dengan jumlah dan waktu yang tepat. Tentunya dengan memilih salah satu dari jenis pupuk organik berikut ini.
Jenis-jenis Pupuk Organik Terbaik
Berdasarkan Buku Panduan Pembuatan Pupuk Organik Cair dengan Memanfaatkan Mikroorganisme Lokal karya Siti Yuliatun, S.P. ini dia jenis-jenis pupuk organik terbaik.
1. Kompos
Jenis yang pertama ada pupum kompos, pupuk yang terbuat dengan cara mengumpulkan sisa-sisa tanaman. Kompos merupakan pilihan yang tepat untuk membantu menyuburkan tanaman.
Selain mudah ditemukan, kompos juga memiliki harga yang relatif terjangkau. Selain itu, pupuk jenis ini juga berfungsi untuk pemberi unsur-unsur hara demi perbaikan struktur tanah.
2. Pupuk Hijau
Ada juga pupuk hijau yang merupakan bagian tumbuhan hijau yang mati dan tertimbun dalam tanah. Pupuk jenis ini memiliki imbangan Carbon (C) /Nitrogen (N) imbangan CN rendah sehingga akan lebih mudah terurai dan cepat tersedia bagi tanaman.
Pupuk hijau sendiri bisa berfungsi sebagai sumber nitrogen yang cukup baik di daerah tropis. Tepatnya sebagai pupuk organik untuk penambah unsur mikro dan perbaikan struktur tanah.
Mungkin kamu akan sedikit asing dengan penggunaan pupuk organik ini pada tanaman. Karena pada dasarnya tidak semua daerah bisa dengan mudah menemukan pupuk ini.
3. Pupuk Kandang
Tidak lupa ada juga pupuk kandang atau pupuk yang berasal dari kotoran hewan seperti sapi. Sehingga, pupuk kandang termasuk salah satu pupuk yang mudah ditemukan.
Selain itu, pupuk kandang memiliki kandungan hara rata-rata sekitar 55% N, 25% P;05, dan 5% K20. Semakin lama pupuk kandang mengalami pembusukan, maka semakin rendah pula perimbangan C/N nya.
Ketiga pupuk tersebut termasuk jenis-jenis pupuk organik yang biasanya sering dimanfaatkan para petani untuk menyuburkan tanaman. Tentunya dengan perbandingan yang tepat agar tanaman semakin tumbuh subur. (DSI)
