Jenis Nutrisi Hidroponik untuk Tanaman dan Cara Membuatnya

Artikel yang membahas seputar hobi seperti menggambar, memelihara tanaman, hewan peliharaan, hingga meracik kopi.
·waktu baca 2 menit
Tulisan dari Seputar Hobi tidak mewakili pandangan dari redaksi kumparan

Nutrisi hidroponik adalah kebutuhan tanaman hidroponik yang perlu dipenuhi untuk mendorong pertumbuhannya. Adapun beberapa jenis nutrisi hidroponik, seperti nitrogen dan kalium.
Setiawan dalam Otomasi Pencampur Nutrisi Hidroponik Sistem NTF (Nutrient Film Technique) Berbasis Arduino Mega 2560 menyebutkan jika nutrisi hidroponik biasanya diberikan pada tanaman hidroponik dalam bentuk pupuk cair.
Untuk mengetahui lebih lanjut mengenai jenis nutrisi hidroponik dan cara membuatnya, baca artikel ini sampai habis.
Jenis Nutrisi Hidroponik
Nutrisi hidroponik adalah zat yang dibutuhkan oleh tanaman hidroponik agar dapat tumbuh subur dan memenuhi kebutuhan unsur haranya. Adapun beberapa jenis nutrisi hidroponik yang umumnya diberikan pada tanaman hidroponik adalah.
Nitrogen untuk menunjang pertumbuhan tanaman.
Fosfor untuk menunjang perkembangan akar dan memperkuat batang.
Kalium untuk mendukung proses fotosintesis tanaman.
Magnesium untuk meningkatkan penyerapan unsur hara lainnya ke tanaman.
Kalsium untuk mempercepan pembentukan serta pertumbuhan akar.
Belerang untuk meningkatkan keberadaan protein dan vitamin.
Boron untuk membantu siklus hidup tanaman.
Tembaga untuk membantu menghasilkan energi untuk sintesis protein, membran sel, dan lemak.
Seng untuk menunjang pembentukan klorofil.
Zat besi untuk membantu proses pertumbuhan tanaman.
Cara Membuat Nutrisi Hidroponik
Untuk memberikan nutrisi hidroponik pada tanaman, ternyata bisa dibuat sendiri di rumah. Adapun cara membuat nutrisi hidroponik adalah.
Bahan:
Ember besar.
Gelas plastik secukupnya.
Pupuk NPK, pupuk KCL, dan pupuk gandasil.
10 liter air sumur, hindari penggunaan air PDAM.
Cara membuat:
Larutkan tiga jenis pupuk yang telah disiapkan ke dalam air dengan perbandingan yang sama menggunakan gelas berbeda.
Setelah itu, tuangkan ketiga pupuk tersebut ke dalam ember, lalu tambahkan 10 liter air.
Aduk sampai rata, lalu berikan nutrisi hidroponik tersebut pada tanaman yang sudah bertunas dengan takaran 10 gram.
Selain menggunakan bahan-bahan tersebut, nutrisi hidroponik juga bisa dibuat dengan bahan alami, misalnya kotoran ayam, dedak, jerami, nasi basi, gula merah, gula pasir, air kelapa, bioaktivator, maupun batang pohon pisang.
Demikian sederet informasi seputar jenis nutrisi hidroponik dan cara membuatnya. [ENF]
