Kebun Leci di Jawa Timur yang Membutuhkan Perawatan Sederhana

Artikel yang membahas seputar hobi seperti menggambar, memelihara tanaman, hewan peliharaan, hingga meracik kopi.
·waktu baca 2 menit
Tulisan dari Seputar Hobi tidak mewakili pandangan dari redaksi kumparan

Leci merupakan buah impor yang sekarang sudah mulai banyak dibudidayakan di Indonesia. Seperti kebun leci di Jawa Timur milik Yeni Sugeng yang mulai berbuah lebat dan menghasilkan leci berkualitas.
Biasanya, tanaman leci banyak dibudidayakan di India, China, Madagaskar, dan negara dengan iklim subtropis lainnya. Namun, tanaman leci sudah mulai dibudidayakan di Indonesia jika berada di tempat yang sejuk dan cukup banyak air.
Dikutip dari buku Berkebun 21 Jenis Tanaman Buah karya Hendro Sunarjono, simak kebun leci yang berada di Jawa Timur dalam penjelasan berikut.
Kebun Leci di Jawa Timur
Tanaman leci mulai bisa dibudidayakan di Indonesia asal berada di tempat yang sejuk dan cukup air. Misalnya, dataran tinggi dengan ketinggian lebih dari 700 mdpl dan suhu sekitar 90-190 derajat Celsius ketika musim hujan.
Sedangkan, saat musim kemarau, tanaman leci harus mendapatkan suhu sekitar 250-330 derajat Celsius. Jawa Timur menjadi salah satu provinsi yang sukses membudidayakan leci, seperti milik Yeni Sugeng.
Lokasinya berada di Desa Sidomulyo, Kecamatan Bumiaji, Batu, Jawa Timur. Kebun milik Yeni Sugeng berhasil menanam pohon leci sebanyak 7 pohon dengan tinggi 2-2,5 meter dan lingkar batangnya 15 cm.
Tanaman leci tersebut bisa tumbuh dengan baik, bahkan selalu menghasilkan buah yang banyak. Awalnya tanaman tersebut merupakan hasil cangkokan yang didapat dari petani di dekat rumah Yeni.
Petani tersebut berhasil membuahkan tanaman leci, hanya saja tidak bersedia memberitahu lokasi tanaman induk. Sehingga Yeni hanya mendapatkan cangkokan dengan lingkar batang 15 cm lebih dan dirawat penuh kasih sayang.
Setelah dirawat selama 1,5 tahun, tanaman tersebut mulai berbuah tanpa rontok seperti awal mula dicangkok. Menariknya, tanaman leci milik Yeni tergolong minim perawatan, pemupukannya juga dalam jumlah yang kecil.
Pemupukan tanaman tersebut hanya sebulan sekali dengan jumlah satu sendok makan KNO. Sedangkan, pupuk lainnya, seperti NPK, hanya membutuhkan setengah sendok makan per bulan.
Penyiramannya hanya dilakukan 2-3 hari sekali, tetapi sampai airnya keluar dari pot planterbag. Ketika musim kemarau, penyiraman harus dilakukan sehari sekali agar tanaman tetap berkembang optimal dan berbuah lebat.
Jadi, kebun leci di Jawa Timur milik Yeni Sugeng telah berhasil membudidayakan tanaman leci di dataran tinggi Kota Batu.(DSI)
