Konten dari Pengguna

Kenali Ciri-Ciri Kucing Demam dan Cara Tepat Menanganinya

Seputar Hobi

Seputar Hobi

Artikel yang membahas seputar hobi seperti menggambar, memelihara tanaman, hewan peliharaan, hingga meracik kopi.

ยทwaktu baca 2 menit

comment
0
sosmed-whatsapp-white
copy-circle
more-vertical

Tulisan dari Seputar Hobi tidak mewakili pandangan dari redaksi kumparan

Foto ilustrasi: ciri-ciri kucing demam, sumber: Unsplash
zoom-in-whitePerbesar
Foto ilustrasi: ciri-ciri kucing demam, sumber: Unsplash

Ciri-ciri kucing demam bisa terlihat dari perilakunya yang tak seperti hari-hari biasanya. Sebagai pemilik kucing, Anda pasti lebih mengenal dan mengetahui jika ada perilakunya yang tidak normal.

Setelah melihat ada yang tak biasa dari perilakunya, Anda bisa mengecek suhu tubuhnya untuk memastikan hewan peliharaan kesayanganmu mengalami demam atau tidak.

Dikutip dari situs pets.webmd.com, satu-satunya cara efektif untuk mengetahui kucing mengalami demam atau tidak adalah mengecek suhu tubuhnya dengan termometer rektum khusus binatang.

Ciri-Ciri Kucing Demam

Foto ilustrasi: ciri-ciri kucing demam, sumber: Unsplash

Demam merupakan tanda bekerjanya sistem imun tubuh kucing dalam melawan infeksi penyakit dan memperlambat pertumbuhan bakteri serta virus.

Peningkatan suhu tubuh ini kerap membuat perilaku kucing tak seperti biasa karena kucing harus menghemat energinya untuk melawan penyakitnya.

Berikut ini ciri-ciri kucing demam:

  • Suhu tubuhnya 39 derajat Celcius

  • Nafsu makan dan minum menurun

  • Terlihat depresi

  • Lemas dan lesu

  • Lebih banyak tidur

  • Sering bersembunyi dan menolak bermain

  • Tidak mau mandi

  • Menggigil atau nafasnya terengah-engah

  • Muntah atau diare

Cara Menangani Kucing Demam

Cara awal yang perlu dilakukan saat kucing demam adalah memberinya air minum yang bersih. Menjaga tubuhnya tetap terhidrasi bisa membantunya melawan demam.

Setelah itu, Anda bisa membawanya ke dokter hewan untuk mengetahui obat yang tepat untuk kucing. Jika demamnya disebabkan oleh infeksi bakteri, dokter mungkin akan meresepkan antibiotik. Dokter juga bisa meresepkan obat antiinflamasi nonsteroid (NSAID) untuk menurunkan demam dan mengurangi nyeri serta peradangan.

Hindari memberi obat tanpa resep dari dokter hewan karena ada beberapa obat demam yang aman untuk manusia justru bisa sangat berbahaya untuk kucing seperti acetaminophen atau parasetamol.

Jika kucing tidak mau minum sama sekali dan mengalami dehidrasi, dokter hewan akan merekomendasikan kucing untuk rawat inap agar bisa mendapat cairan infus.

Biasanya kondisi kucing akan membaik setelah 1 hingga 5 hari setelah mengonsumsi obat-obatan.

Jika suhu tubuhnya lebih dari 41 derajat Celcius dan terjadi lebih dari 24 jam, segera bawa ke dokter hewan. Suhu tubuh yang terlalu tinggi bisa merusak organ-organ di dalam tubuh kucing. (Tia)