Kenapa Kucing Mengeong Terus? Pahami Penyebabnya di Sini

Artikel yang membahas seputar hobi seperti menggambar, memelihara tanaman, hewan peliharaan, hingga meracik kopi.
·waktu baca 2 menit
Tulisan dari Seputar Hobi tidak mewakili pandangan dari redaksi kumparan

Kenapa kucing mengeong terus sering menjadi pertanyaan tersendiri dari banyak orang.
Dikutip dari buku Berguru pada Binatang, kucing merupakan salah satu hewan peliharaan terpopuler di dunia. Hewan satu ini sangat dekat dengan kehidupan manusia.
Kucing seringkali mengeluarkan suara khas atau yang biasanya disebut mengeong. Mengapa demikian?
Kenapa Kucing Mengeong Terus?
Berikut ini beberapa penyebab kucing mengeong terus yang penting untuk diketahui:
1. Bosan
Alasan pertama kenapa kucing mengeong terus adalah karena mereka merasa bosan atau kesepian. Umumnya, perilaku ini ditunjukkan kucing peliharaan yang tinggal sendirian tanpa adanya kucing lain atau kucing yang belum steril.
Tak hanya itu, kucing yang tengah merasa kehilangan karena ditinggal teman maupun pemiliknya juga cenderung mengeong. Selain mengeong, kucing tersebut juga akan berjalan ke sana kemari atau diam di tempat tertentu.
2. Sakit
Kucing yang terus mengeong bisa menjadi tanda bahwa ia sedang merasa sakit. Pasalnya, tak sedikit kucing yang mengeong secara keras dan tak berhenti akibat kondisi yang begitu menyakitkan. Bahkan kondisinya dapat dikaitkan dengan berbagai penyakit.
Misalnya hipertensi, hipertiroidisme, penyakit kotak surat, atau bahkan tersumbatnya saluran kemih. Apabila kucing terus menerus mengeong, sebaiknya pemilik segera membawa anabul ke dokter hewan untuk penanganan lebih lanjut.
3. Menarik Lawan Jenis
Penyebab berikutnya kenapa kucing mengeong terus adalah untuk mendapatkan perhatian dari lawan jenis. Biasanya, sikap ini ditunjukkan ketika musim kawin tiba. Selain banyak mengeong, kucing juga melakukan perilaku yang tidak biasa.
Perilaku tersebut misalnya menggeliat, berusaha kabur, sampai menjilati alat vitalnya. Maka dari itu bagi pemilik anabul yang tidak ingin hal tersebut tejadi, mereka bisa melakukan sterilisasi untuk kucing ketika sudah menginjak 6 bulan.
4. Stres
Tidak hanya manusia yang bisa stres, melainkan kucing juga. Saat kucing mengalami kondisi tersebut, mereka akan mengeong tanpa henti dengan nada keras untuk melampiaskan rasa stres dan cemas.
Selain itu, hal ini juga ditunjukkan dengan perilaku tertentu seperti menjilati bulu, agresif terhadap hewan lain, serta membuang air kecil sembarangan.
Itu dia sekilas pembahasan mengenai alasan kenapa kucing mengeong terus. (LAU)
