Konten dari Pengguna

Kenapa Kucing tidak Boleh Makan Cokelat? Ini Cara Mengatasinya

Seputar Hobi

Seputar Hobi

Artikel yang membahas seputar hobi seperti menggambar, memelihara tanaman, hewan peliharaan, hingga meracik kopi.

·waktu baca 2 menit

comment
0
sosmed-whatsapp-white
copy-circle
more-vertical

Tulisan dari Seputar Hobi tidak mewakili pandangan dari redaksi kumparan

Ilustrasi kenapa kucing tidak boleh makan cokelat. Sumber: Ivan Pozniak/pexels.com
zoom-in-whitePerbesar
Ilustrasi kenapa kucing tidak boleh makan cokelat. Sumber: Ivan Pozniak/pexels.com

Cokelat adalah makanan yang manis dan bermanfaat bagi manusia. Namun ternyata, makanan ini justru berbahaya bagi kucing. Memangnya, kenapa kucing tidak boleh makan cokelat?

Suwed dan Napitupulu dalam Panduan Lengkap Kucing menyebutkan bahwa kucing bisa keracunan saat diberi makan cokelat, sehingga pemiliknya dilarang memberikan asupan tersebut.

Untuk memahami lebih lanjut tentang kenapa kucing tidak boleh makan cokelat, baca artikel ini sampai habis.

Kenapa Kucing tidak Boleh Makan Cokelat?

Ilustrasi kenapa kucing tidak boleh makan cokelat. Sumber: Pixabay/pexels.com

Seperti yang telah disinggung sebelumnya, kucing tidak diperbolehkan mengonsumsi cokelat. Sebab, makanan ini mengandung methylxanthines yang bisa memicu gejala keracunan.

Senyawa tersebut terkandung dalam kafein serta teobromin dan jumlah sebanding dengan total kadar kakao. Adapun jenis cokelat yang mengandung cukup banyak senyawa tersebut adalah cokelat gelap dan panggang.

Di sisi lain, cokelat putih pun juga berpotensi menimbulkan gejala keracunan pada kucing. Untuk itu, pemiliknya harus berhati-hati saat memberikan makanan kepada kucing.

Gejala Kucing Keracunan Cokelat

Pada dasarnya, gejala kucing keracunan cokelat bisa muncul dalam waktu 6 sampai 12 jam setelah anabul memakannya. Adapun sejumlah gejala kucing keracunan cokelat adalah:

  • Diare

  • Muntah

  • Menurunnya nafsu makan

  • Peningkatan intensitas buang air kecil

  • Menjadi mudah haus

  • Merasa gelisah

  • Meningkatnya denyut jantung

  • Napas menjadi terengah-engah

  • Terjadi tremor otot

  • Kejang

  • Mengalami koma

Cara Mengatasi Kucing Keracunan Cokelat

Apabila kucing tiba-tiba mengalami keracunan, pemiliknya harus tahu cara mengatasinya. Adapun cara mengatasi kucing keracunan makanan cokelat adalah dengan membawanya ke dokter hewan. Pada dasarnya dokter akan melakukan sejumlah upaya.

Berikut ini adalah beberapa upaya yang bisa dilakukan oleh dokter hewan.

1. Perawatan Suportif

Salah satu cara mengatasi kucing keracunan cokelat adalah dengan melakukan perawatan suportif. Cara ini bisa dilakukan dengan memberikan sejumlah jenis obat-obatan.

Selain itu, dokter juga bisa melakukan terapi cairan untuk mengatasi masalah jantung serta menjaga tekanan darahnya. Di samping itu, terapi cairan ini juga bisa membantu mengeluarkan racun dengan cepat.

2. Dekontaminasi

Cara mengatasi kucing keracunan cokelat yang bisa dilakukan dokter berikutnya adalah dengan dekontaminasi. Cara ini dilakukan untuk mengeluarkan cokelat dari perut kucing.

Sebab, saat keracunan, kucing bisa saja sulit muntah, sehingga dokter perlu memancingnya. Namun, apabila kucing masih sulit untuk muntah, dokter bisa memberikan arang aktif atau dengan membiasnya.

Demikian sederet informasi mengenai kenapa kucing tidak boleh makan cokelat dan cara mengatasinya. [ENF]