Konten dari Pengguna

Kenapa Murai Batu Mengembangkan Bulu? Cek Faktanya Di Sini

Seputar Hobi

Seputar Hobi

Artikel yang membahas seputar hobi seperti menggambar, memelihara tanaman, hewan peliharaan, hingga meracik kopi.

ยทwaktu baca 2 menit

comment
0
sosmed-whatsapp-white
copy-circle
more-vertical

Tulisan dari Seputar Hobi tidak mewakili pandangan dari redaksi kumparan

Ilustrasi murai batu. Sumber foto: Pixabay
zoom-in-whitePerbesar
Ilustrasi murai batu. Sumber foto: Pixabay

Banyak pecinta burung yang penasaran, kenapa murai batu mengembangkan bulu terus-menerus? Jika ditelusuri, perilaku ini bisa menjadi tanda bahwa peliharaan sedang mengalami sesuatu.

Sesuatu ini bisa meliputi penyakit, rasa tidak nyaman, dan stres berlebihan sehingga penting bagi pemilik untuk menemukan penyebabnya. Penjelasan lengkapnya, simak di sini.

Kenapa Murai Batu Mengembangkan Bulu?

Ilustrasi murai batu. Sumber foto: Pixabay

Andre Widianto dalam bukunya yang berjudul Panduan Komplet Budi Daya dan Memaster Murai Batu, menjelaskan, murai batu merupakan burung yang memiliki ciri khas mencolok, mulai dari kicauan, volume suara, hingga mentalnya yang tangguh.

Dilihat dari cirinya, tak heran jika murai batu menjadi salah satu burung populer dan sering dipelihara. Namun, merawat spesies ini tidaklah semudah yang dibayangkan. Sebab, mereka sering menunjukkan perilaku aneh, seperti mengembangkan bulu.

Mengembangkan bulu ini bisa terjadi karena beberapa faktor, di antaranya adalah:

1. Drop Mental

Pemicu utama murai batu selalu mengembangkan bulunya adalah drop mental. Biasannya, kondisi ini terjadi saat burung sedang merasa stres atau tertekan karena perubahan lingkungan, perawatan tidak sesuai, hingga kurang perhatian atau bermain di luar.

Ketika mengalami drop mental, murai batu akan terlihat lesu dan sering mengembangkan bulunya untuk menghangatkan diri.

2. Kondisi Kesehatan Memburuk

Murai batu yang sedang sakit juga akan sering mengembangkan bulu. Tujuan dari perilaku ini adalah untuk melindungi dan menghangatkan tubuhnya, sehingga rasa sakit bisa berkurang.

Jika perilaku ini diikuti dengan gejala lain, seperti penurunan nafsu makan atau produktivitas, pemilik harus segera mencari faktor penyebab dan solusinya.

3. Ekstra Fooding Kurang

Porsi ekstra fooding yang kurang tepat juga kerap menjadi pemicu murai batu mengembangkan bulu. EF merupakan aspek perawatan yang penting bagi burung untuk menjaga stamina dan produktivitas.

Jika tidak sesuai, murai batu bisa mengalami lesu berlebihan.

4. Lingkungan

Pemicu murai batu mengembangkan bulu yang terakhir adalah lingkungan kotor. Jika area kandang dipenuhi oleh kotoran dan debu, infeksi serta iritasi bisa menyerang burung.

Untuk melindungi dirinya, murai batu akan mengembungkan bulu mereka.

Itutlah beberapa alasan di balik perilaku mengembangkan bulu pada murai batu. (RN)