Konten dari Pengguna

Kenapa Perkutut Tidur di Tempat Makanan? Ini Alasannya

Seputar Hobi
Artikel yang membahas seputar hobi seperti menggambar, memelihara tanaman, hewan peliharaan, hingga meracik kopi.
3 April 2025 19:15 WIB
·
waktu baca 3 menit
comment
0
sosmed-whatsapp-white
copy-link-circle
more-vertical
Tulisan dari Seputar Hobi tidak mewakili pandangan dari redaksi kumparan
Ilustrasi Kenapa perkutut tidur di tempat makanan. Foto: Pexels.com/Thượng Hy
zoom-in-whitePerbesar
Ilustrasi Kenapa perkutut tidur di tempat makanan. Foto: Pexels.com/Thượng Hy
ADVERTISEMENT
Kenapa perkutut tidur di tempat makanan menjadi pertanyaan yang sering muncul di kalangan pencinta burung. Kebiasaan ini terlihat unik karena tidak semua jenis burung melakukan hal yang sama.
ADVERTISEMENT
Pola tidur perkutut memiliki keterkaitan erat dengan insting bertahan hidup dan kebiasaannya di alam liar.

Kenapa Perkutut Tidur di Tempat Makanan?

Ilustrasi Kenapa perkutut tidur di tempat makanan. Foto: Pexels.com/Jeffry S.S.
Kenapa perkutut tidur di tempat makanan? Kebiasaan ini berkaitan dengan faktor keamanan, kenyamanan, serta naluri alami burung dalam mencari tempat istirahat yang strategis.
Mengutip dari laman highparknaturecentre.com, di habitat aslinya, perkutut termasuk burung yang memiliki pola hidup sederhana dan lebih sering berada di tempat yang terbuka.
Pemilihan lokasi tidur di dekat makanan menjadi salah satu cara perkutut untuk menghemat energi.
Burung ini tidak perlu berpindah jauh saat ingin makan setelah beristirahat, sehingga dapat mengurangi risiko bertemu dengan predator atau gangguan lain di sekitarnya.
Insting alami perkutut juga memainkan peran penting dalam kebiasaannya tidur di tempat makanan.
ADVERTISEMENT
Perkutut, seperti jenis burung merpati lainnya, memiliki kebiasaan menyimpan makanan dalam bagian pencernaan yang disebut “crop” sebelum benar-benar mencernanya.
Karena itu, tidur di dekat sumber makanan memungkinkan mereka untuk tetap merasa aman sambil menunggu proses pencernaan berjalan. Hal ini serupa dengan perilaku burung merpati yang sering terlihat beristirahat di sekitar tempat makanannya.
Selain itu, tempat makanan sering kali menawarkan permukaan yang rata dan nyaman bagi perkutut. Beberapa jenis burung lebih menyukai tidur di permukaan yang stabil dibandingkan bertengger di dahan pohon.
Permukaan datar membuat perkutut merasa lebih aman, terutama ketika berada di lingkungan yang tidak terlalu alami seperti kandang atau rumah peliharaan.
Kondisi ini juga berkaitan dengan adaptasi burung yang hidup berdampingan dengan manusia dan mulai menyesuaikan kebiasaan tidurnya dengan kondisi lingkungan sekitar.
ADVERTISEMENT
Faktor lingkungan dan cuaca turut memengaruhi kebiasaan perkutut dalam memilih tempat tidur.
Saat suhu lingkungan lebih dingin, burung cenderung mencari tempat yang lebih terlindungi dan memiliki sumber makanan yang cukup.
Tidur di dekat makanan bisa membantu menjaga kestabilan suhu tubuh karena mereka tidak perlu menghabiskan energi berlebih untuk mencari makan setelah bangun.
Pola ini dapat ditemukan pada berbagai jenis burung yang hidup di daerah beriklim sedang atau dingin.
Perkutut juga memiliki kebiasaan tidur dengan posisi kepala yang lebih dekat ke tubuh, mirip dengan burung merpati. Posisi ini memungkinkan mereka untuk tetap waspada terhadap lingkungan sekitar meskipun sedang beristirahat.
Jika ada gangguan atau ancaman mendadak, perkutut dapat segera bereaksi dan terbang menjauh untuk menghindari bahaya.
ADVERTISEMENT
Kebiasaan ini menunjukkan bahwa tidur di tempat makanan bukan sekadar kebiasaan acak, melainkan bagian dari strategi bertahan hidup yang telah berkembang seiring waktu.
Sebagai kesimpulan, kenapa perkutut tidur di tempat makanan berkaitan dengan insting bertahan hidup, efisiensi energi, serta faktor kenyamanan dan keamanan.
Kebiasaan ini menunjukkan bagaimana perkutut beradaptasi dengan lingkungannya untuk memastikan kelangsungan hidupnya. (Shofia)