Ketahui Jarak Tanam Singkong dan Cara Menanamnya agar Hasil Berlimpah

Artikel yang membahas seputar hobi seperti menggambar, memelihara tanaman, hewan peliharaan, hingga meracik kopi.
ยทwaktu baca 2 menit
Tulisan dari Seputar Hobi tidak mewakili pandangan dari redaksi kumparan

Jarak tanam singkong yang tepat akan membuat pertumbuhan tanaman optimal. Singkong atau ubi kayu termasuk tanaman umbi akar yang kerap dimanfaatkan sebagai bahan pangan.
Singkong yang kaya serat dan karbohidrat kompleks banyak dijual di pasaran. Budidaya singkong pun dapat dilakukan dengan mudah.
Mari simak uraian tentang jarak tanam ideal serta cara menanam singkong yang tepat.
Jarak Tanam Singkong beserta Cara Budidaya bagi Pemula
Singkong dapat ditanam sepanjang tahun. Semua bagian singkong memiliki manfaat mulai dari akar atau umbi hingga daunnya.
Umumnya umbi singkong berwarna putih kekuningan dan tidak bisa bertahan lama bahkan apabila ditaruh lemari pendingin. Demikian ulasan dalam situs dpmg.bandaacehkota.go.id.
Umbi singkong yang rusak ditandai dengan munculnya warna biru gelap akibat terjadinya proses pembentukan asam sianida yang beracun dan bisa membahayakan kesehatan. Oleh sebab itu, kecermatan amat dibutuhkan dalam memilih singkong terbaik.
Berikut jarak tanam singkong beserta cara budidaya yang mudah bagi pemula.
1. Jarak Tanam Singkong
Jarak tanam singkong yang ideal bergantung pada jenisnya. Beberapa jenis singkong memiliki tajuk pohon sempit, tetapi sebagian lainnya justru bertajuk lebar.
Jarak tanam harus benar-benar diperhatikan. Karena ketika tanaman tumbuh dewasa, tajuk pohon tak boleh berhimpitan atau malah menyisakan ruang. Tujuannya supaya hasil panen maksimal.
Selain itu, kesuburan tanah pun memengaruhi jarak tanam ideal. Semakin subur lahan, maka jarak tanam akan kian lebar.
Beberapa petani menanam singkong dengan jarak tanam antar bibit berkisar 100x100 cm. Sementara itu, bila lahan untuk menanam singkong dinilai kurang subur maka jarak tanam bisa dirapatkan lagi menjadi sekitar 70 atau 80 cm antarbaris.
2. Cara Menanam Singkong
Persiapan lahan: tanah yang paling cocok untuk bertanam singkong yaitu jenis tanah gembur, tak terlalu liat atau poros, serta kaya bahan organik. Sebagai contoh, jenis tanah aluvial latosol, podsolik merah kuning, grumosol, mediteran, dan andosol.
Persiapan bibit: pilih bibit unggul dengan potensi hasil yang tinggi dan disukai konsumen. Dengan demikian, lebih mudah untuk menjualnya tatkala telah panen.
Penanaman: waktu tanam terbaik adalah awal musim penghujan. Sebelumnya, bibit singkong direndam dahulu dan segera tanam dalam waktu kurang dari tiga hari. Cara menanamnya dengan meruncingkan ujung bawah stek lalu tancapkan ke tanah sedalam 5-10 cm.
Perawatan: lakukan pembersihan lahan dari gulma, penyiraman teratur, pemupukan, dan pemangkasan tunas.
Pemanenan: pemanenan dilakukan dengan mencabut batang singkong. Sementara umbi yang tertinggal bisa diambil menggunakan cangkul.
Demikian penjelasan jarak tanam singkong serta cara menanamnya yang mudah. Jarak tanam yang tepat amat menentukan kualitas hasil panen singkong. (DN)
