Kucing Makan Berapa Kali Sehari? Ini Jawabannya!

Artikel yang membahas seputar hobi seperti menggambar, memelihara tanaman, hewan peliharaan, hingga meracik kopi.
·waktu baca 2 menit
Tulisan dari Seputar Hobi tidak mewakili pandangan dari redaksi kumparan

Kucing merupakan salah satu hewan peliharaan yang mudah dirawat, termasuk masalah waktu pemberian makan. Kucing memiliki pola makan yang teratur setiap harinya dan bisa menyesuaikan jam makan sesuai jadwal yang ditentukan oleh pemilik kucing.
Pertanyaan, "Kucing makan berapa kali sehari?" kerap dilontarkan oleh pecinta anabul. Untuk mengetahui jawaban perihal jadwal pemberian makan kucing, simak di artikel berikut ini.
Panduan Jadwal dan Porsi Makan Kucing
Dikutip dari situs VCA Animal Hospitals, kucing memiliki anatomi perut yang sederhana, layaknya manusia. Ini artinya, ketika perutnya sudah kenyang, makanan akan dicerna dalam waktu beberapa jam. Sekitar 8 - 10 jam kemudian, kucing akan kembali merasa lapar.
Karena alasan tersebut, jadwal memberi makan kucing dapat dilakukan 2 kali sehari.
Jangan memberi makan dengan jarak lebih dari 12 jam. Hal ini bisa memicu gas asam berlebih di perut dan menyebabkan kucing muntah. Selain itu, kelaparan dalam waktu terlalu lama juga bisa membuat kucing merasa stres.
Ada metode pemberian makan kucing sehari sekali dengan porsi yang sangat banyak. Pola makan seperti ini tidak disarankan karena bisa membuat perutnya tidak nyaman dan kembung. Hal ini juga bisa memicu obesitas karena sistem pencernaan akan menjadi lambat.
Kucing adalah makhluk yang bisa dibentuk dan menyesuaikan diri dengan kebiasaan. Jadi, disarankan untuk memberi makan kucing dengan jadwal yang sama setiap hari agar tubuh kucing terbiasa dengan pola makan seperti itu.
Porsi Makan yang Tepat
Porsi makan yang tepat untuk kucing tidak bisa disamaratakan. Porsi makan ditentukan oleh usia kucing, ukuran tubuh, dan aktivitas sehari-hari.
Pemilik kucing bisa mengetahui porsi makanan kucing yang tepat dengan melihat kebiasaan makannya sehari-hari.
Apabila kucing tiba-tiba tidak mau makan atau hanya makan dalam jumlah sedikit, pemilik kucing harus waspada karena ada kemungkinan kucing mengalami gangguan kesehatan. Segera cek apakah ada gejala-gejala lain yang tidak biasa pada kucing.
Jika ada hal-hal yang mencurigakan, disarankan untuk membawanya ke dokter hewan untuk diperiksa lebih lanjut. (Tp)
