Kucing Siberia: Asal-Usul, Karakteristik, dan Perawatannya

Artikel yang membahas seputar hobi seperti menggambar, memelihara tanaman, hewan peliharaan, hingga meracik kopi.
·waktu baca 2 menit
Tulisan dari Seputar Hobi tidak mewakili pandangan dari redaksi kumparan

Kucing siberia merupakan ras kucing asli asal Rusia yang mempunyai lapisan bulu yang tebal.
Jenis kucing ini dikenal memiliki kepribadian ramah, menyenangkan, energik, dan penyayang sehingga membuatnya banyak dijadikan seabgai hewan peliharaan.
Untuk lebih memahami tentang asal-usul kucing siberia, beserta karakteristik dan cara perawatannya, simak dalam ulasan berikut ini.
Asal-Usul Kucing Siberia
Redaksi Cat and Dog dalam buku berjudul Majalah Cat and Dog Edisi 23 (Februari - Maret 2019) menjelaskan bahwa kucing Siberia merupakan kucing purba yang berasal dari Rusia.
Kucing yang dikenal sebagai "Siberian Forest Cat" ini diperkirakan telah ada di Rusia selama ratusan tahun lalu.
Menurut sejarawan, kucing ini telah terdokumentasikan awal tahun 1000-an.
Artinya, kucing siberia dikatakan sebagai nenek moyang bagi sebagaian ras kucing yang memiliki rambut panjang seperti sekarang.
Karakteristik Kucing Siberia
Kucing siberia mempunyai karakteristik tubuh yang besar dengan badan berotot. Bentuk tubuhnya besar dengan rambut yang padat dan panjang. Sedangkan bentuk kepalanya menyerupai segitiga berkontur bulat, dan matanya ekspresif.
Jenis kucing ini dikenal mempunyai temperamen yang berani, dan tidak gampang panik.
Dengan ukurannya yang besar, kucing siberian umumnya membutuhkan waktu sampai 5 tahun untuk tumbuh dewasa.
Selain itu, otot yang kuat dan kelincahannya membuat kucing siberia memiliki kemampuan luar biasa saat melompat.
Di sisi lain, kucing siberia memiliki kecenderungan untuk selalu ingin dekat dengan pemiliknya. Bahkan ia juga cukup easy going terhadap anak-anak kecil.
Cara Perawatan Kucing Siberia
Berikut adalah beberapa cara merawat kucing siberia agar selalu sehat.
Menyisir rutin bulu kucing yang panjang.
Memandikan kucing setidaknya 2 minggu sekali. Namun, jika kucing mengalami masalah jamuran atau kutuan, sebaiknya lebih sering dimandikan.
Ajak bermain kucing agar tidak gampang bosan. Kucing yang bosan rentan stres dan sakit.
Bersihkan telinga dan mata kucing secara rutin agar tidak ada virus dan bakteri jahat yang bersarang.
Memperhatikan dan merawat kesehatan gigi kucing. Caranya dengan mengecek giginya ada yang bermasalah atau tidak dan menggosok gigi dengan pasta gigi khusus untuk kucing.
Berikan makanan yang bergizi secara rutin.
Demikianlah berbagai informasi menarik mengenai kucing siberia, mulai dari asal usul, karakteristik, hingga perawatannya. (eK)
