Mabung pada Burung: Pengertian dan Penyebabnya yang Penting Diketahui

Artikel yang membahas seputar hobi seperti menggambar, memelihara tanaman, hewan peliharaan, hingga meracik kopi.
·waktu baca 2 menit
Tulisan dari Seputar Hobi tidak mewakili pandangan dari redaksi kumparan

Mabung pada burung merupakan siklus alami yang terjadi pada unggas, di mana bulu yang rontok akan berganti dengan bulu baru.
Proses pergantian bulu ini umumnya terjadi sekali dalam setahun, tetapi ada juga yang mengalaminya dua kali.
Simak pembahasan tentang pengertian tentang mabung dan penyebabnya dalam ulasan berikut ini.
Pengertian Mabung pada Burung
Mabung pada burung adalah fenomena alami yang terjadi setiap tahun. Di mana burung mengalami pergantian bulu tua dengan bulu baru yang lebih segar dan indah.
Sebagaimana penjelasan Kian Siang dalam bukunya yang berjudul Jurus Sukses Merawat dan Meningkatkan Kenari, mabung adalah rontoknya bulu yang sudah usang atau tua.
Siklus ini dikenal sebagai molting. Umumnya proses ini berlangsung sekali dalam setahun. Meski begitu, ada beberapa jenis burung mengalami mabung dua kali dalam setahun.
Saat proses mabung, burung akan mengalami kerontokan bulu. Kemudian diikuti oleh pertumbuhan bulu baru untuk menggantikan bulu yang rontok tersebut.
Penyebab Mabung pada Burung
Penyebab mabung dapat bervariasi, mulai dari faktor lingkungan hingga kondisi kesehatan burung. Berikut penjelasannya.
1. Stres
Gangguan lingkungan atau perubahan yang tidak sesuai dengan kebutuhan burung dapat menyebabkan stres. Hingga akhirnya dapat mempercepat terjadinya proses mabung pada burung.
2. Pemilihan Suplemen yang Tidak Cocok
Pemberian suplemen dan vitamin yang tidak sesuai dapat memengaruhi proses mabung.
Oleh karena itu, pemilik perlu memilih dengan cermat suplemen yang sesuai dengan kebutuhan burung.
3. Gangguan Hewan Lain
Keberadaan hewan lain, seperti kecoa atau tikus dapat menyebabkan burung stres, memicu mabung yang tidak tepat pada waktunya.
Langkah Perawatan Selama Mabung
Untuk menjaga kesehatan burung selama mabung, pemilik burung dapat mengambil beberapa langkah perawatan:
1. Hindari Mandi dan Berjemur Berlebihan
Mandi dan berjemur biasanya rutin dilakukan. Namun selama proses mabung, sebaiknya kebiasan mandi dan berjemur tersebut dikurangi. Tujuannya agar memastikan burung fokus pada proses mabungnya.
2. Pemberian Kerodong yang Bijak
Meskipun pemberian kerodong diperlukan untuk menciptakan suasana tenang, pemilik sebaiknya tidak menggunakan kerodong secara terus-menerus.
Cukup gunakan ketika diperlukan, seperti saat ada perubahan suhu atau cuaca.
3. Nutrisi yang Seimbang
Pastikan burung mendapatkan makanan dengan nutrisi seimbang, termasuk protein yang cukup.
Kesimpulannya, mabung pada burung adalah proses pergantian bulu pada unggas yang terjadi secara rutin.
Supaya proses mabung berjalan dengan lancar, penting untuk memberikan perawatan yang sesuai serta menjaga kesehatan mereka. (DAI)
