Macam-macam Teknik Berkebun di Lahan Sempit tanpa Ribet

Artikel yang membahas seputar hobi seperti menggambar, memelihara tanaman, hewan peliharaan, hingga meracik kopi.
·waktu baca 2 menit
Tulisan dari Seputar Hobi tidak mewakili pandangan dari redaksi kumparan

Belakangan ini kegiatan berkebun kembali populer semenjak semakin banyak orang tertarik menerapkan berbagai teknik berkebun. Mengingat ada macam-macam teknik berkebun yang unik dan sangat menarik.
Apalagi ada teknik berkebun yang bisa diterapkan di lahan sempit, tetapi tetap memberikan hasil yang maksimal. Teknologi dan pengetahuan yang berkembang pesat membuat kegiatan berkebun kembali menjadi aktivitas yang sangat menyenangkan.
Dikutip dari buku Pengantar Ilmu Pertanian karya Muhammad Alqamari, Alridiwirsah, dan Abdul Rahman Cemda, di bawah ini ada beberapa macam teknik berkebun yang perlu diperhatikan.
Macam-macam Teknik Berkebun
Berkebun bukan hanya dilakukan di lahan yang luas, tetapi bisa juga di lahan sempit dan terbatas. Jika tertarik, maka bisa menerapkan salah satu dari macam-macam teknik berkebun yang menyenangkan berikut ini:
1. Hidroponik
Pertama ada teknik hidroponik, teknik berkebun yang banyak dipilih karena memanfaatkan teknologi terbaru. Hidroponik merupakan cara bercocok tanam menggunakan media tanam kapas atau rock wool.
Biasanya tanaman yang menggunakan teknik ini sangat bergantung pada air untuk berkembang biak serta memenuhi kebutuhan nutrisinya.
2. Vertikultur
Vertikultur termasuk salah satu teknik berkebun di lahan sempit dan terbatas karena dilakukan secara bertingkat. Sekilas memang terlihat rumit, padahal kenyataannya teknik vertikultur sangat mudah untuk dilakukan.
Apalagi tingkat kesulitannya hanya bergantung pada model serta sistem tambahan berteknologi khusus dengan perawatan yang cenderung mudah.
3. Tabulampot
Tabulampot merupakan teknik berkebun yang sangat cocok bagi pemula yang ingin menanam buah di lahan sempit. Pada dasarnya, tabulampot adalah singkatan dari tanaman buah dalam pot.
Teknik ini sering dimanfaatkan oleh banyak orang karena mudah dilakukan dan hanya membutuhkan pot untuk media tanamnya.
4. Aeroponik
Terakhir ada teknik aeroponik yang sangat unik karena tidak menggunakan tanah. Akar tanaman yang seharusnya ditanam di dalam tanah justru dibiarkan menggantung, tetapi sangat membutuhkan air seperti hidroponik.
Bedanya aeroponik membutuhkan larutan hara yang disemburkan ke akar tanaman dalam bentuk kabut agar pertumbuhannya tetap optimal atau disebut pengkabutan.
Macam-macam teknik berkebun memang sangat beragam, sehingga menjadikan berkebun bukan lagi hal yang sulit. Apalagi beberapa teknik berkebun bisa diterapkan di lahan sempit dan terbatas. (DSI)
