Manfaat Koil Racing dan Perbedaannya dengan Koil Standar

Artikel yang membahas seputar hobi seperti menggambar, memelihara tanaman, hewan peliharaan, hingga meracik kopi.
ยทwaktu baca 1 menit
Tulisan dari Seputar Hobi tidak mewakili pandangan dari redaksi kumparan

Manfaat koil racing tentu berbeda dari koil standar, mengingat koil jenis ini memang dirancang khusus dan kerap dipakai dalam event seperti balap motor.
Mari simak penjelasan mengenai manfaat koil racing dan bedanya dengan koil standar selengkapnya berikut ini.
Ketahui Manfaat Koil Racing serta Perbedaannya dengan Koil Standar
Seperti dilansir situs journals.ums.ac.id, manfaat koil racing adalah bisa menghasilkan unjuk kerja lebih baik yaitu konsumsi bahan bakar yang lebih kecil, tetapi dengan daya serta torsi lebih besar.
Koil racing sendiri adalah koil yang dapat menghasilkan tegangan percikan bunga api tinggi sekaligus energi yang besar. Koil jenis ini banyak digunakan dalam gelaran balap motor karena kemampuannya meningkatkan tegangan yang lebih baik dibandingkan koil standar.
Dengan kata lain, koil racing bisa menaikkan tegangan baterai dari yang cuma 12 volt menjadi 60.000-90.000 volt. Tujuannya tak lain adalah supaya pembakaran yang dihasilkan kian sempurna sehingga daya motor yang dihasilkan pun makin maksimal.
Lalu, apa perbedaan antara koil racing dengan koil standar? Inilah beberapa di antaranya.
1. Konstruksi Koil
Apabila diperhatikan, koil racing dan standar pada dasarnya hampir sama. Tidak ditemukan perbedaan yang besar jika dilihat dari fisik keduanya. Namun, lain hanya jika Anda melihat dari bagian dalam. Maka akan tampak bahwa kumparan primer serta sekunder pada koil racing mempunyai jumlah lilitan lebih banyak dibanding yang terdapat pada koil standar.
2. Tegangan yang Dihasilkan
Selanjutnya, jika dilihat dari tegangan yang dihasilkan, koil standar dapat menghasilkan pijaran bunga api listrik antara 10.000-15.000 volt, tergantung banyaknya lilitan kawat yang terdapat pada kumparan primer serta sekunder. Sementara itu, jumlah lilitan pada koil racing lebih banyak dibanding koil standar.
Tidak heran apabila tegangan yang dihasilkan pun lebih tinggi yaitu lebih dari 25.000 volt. Nyala bunga api yang besar dapat dihasilkan dari tegangan tinggi tersebut. Dengan begini, proses pembakaran di ruang bakar akan berlangsung sempurna dan inilah yang membuat tenaga yang dihasilkan motor juga besar.
3. Bahan Koil
Koil racing terbuat dari silicone high pressure yang bisa meredam panas tinggi sehingga tak akan berpengaruh terhadap komponen di dalam koil. Koil jenis ini memang dirancang khusus untuk motor balap dengan suhu kerja tinggi.
Tentu koil harus dapat meredam panas supaya sistem pengapian bisa berfungsi normal. Sementara itu, koil standar hanya diciptakan untuk kendaraan yang biasa dipakai sehari-hari atau penggunaan harian.
Demikian manfaat koil racing serta perbedaannya dengan koil standar yang harus dipahami. Dengan demikian, Anda dapat mengaplikasikan keduanya pada kendaraan yang tepat. (DN)
