Memahami Teknik Jigging dalam Memancing dan Jenis-jenisnya

Artikel yang membahas seputar hobi seperti menggambar, memelihara tanaman, hewan peliharaan, hingga meracik kopi.
·waktu baca 2 menit
Tulisan dari Seputar Hobi tidak mewakili pandangan dari redaksi kumparan

Jingging adalah teknik memancing yang dilakukan dengan umpan hard lure. Teknik ini berasal dari Polinesia dan terbagi menjadi beberapa jenis, seperti slow pitch jigging dan high pitch jingging.
Simanjuntak dan Sinaga dalam Perancangan Jig And Fixture Pengelasan Untuk Mencegah Distorsi Pada Saat Pengelasan Rangka Depan Maung 4x4 menyebutkan bahwa teknik jigging adalah suatu teknik yang dilakukan dengan cara menurunkan jig.
Untuk lebih mengenal teknik jigging dalam memancing, mari simak ulasannya di bawah ini.
Pengertian Teknik Jigging
Teknik jigging adalah suatu cara memancang yang dikembangkan oleh Yoichi Mogi pada 1990 dan akhirnya cukup fenomenal di wilayah Eropa, Asia, Amerika, hingga Oseania.
Melalui teknik jigging, pemancing berpotensi untuk menangkap ikan berukuran besar secara vertikal.
Cara menerapkan teknik jigging adalah dengan menurunkan jig ke bawah laut serta menggulung senarnya kembali ke bagian atas.
Pemancing juga harus memberikan variasi terhadap gerakan serta kecepatannya untuk bisa memperoleh hasil tangkapan lebih optimal.
Jenis-Jenis Teknik Jigging
Teknik jigging ini terdiri atas beberapa jenis. Berikut penjelasannya.
1. High Pitch Jigging
Salah satu teknik jigging adalah high pitch jigging. Teknik ini bisa dilakukan dengan jig berat di bagian ekornya.
Ketika pemancing menurunkan jig di area atas karang, sebaiknya sentak joran pancing sembari memutar gulungan reel.
2. Slow Pitch Jigging
Teknik jigging berikutnya adalah slow pitch jigging. Teknik ini dilakukan menggunakan jig yang berat tengah. Pemancing bisa menjatuhkannya ke laut dengan berayun-ayun sampai bawah.
Selain itu, pemancing juga perlu melakukan retrieve dengan cara mengengkol jig hingga 10-15 ft. Lalu turunkan sampai 5 ft, dan lakukan jigging lagi sekitar 10-15 ft.
3. Long Fall Jigging
Teknik jigging yang lainnya adalah long fail jigging. Teknik satu ini dilakukan dengan menyertai 2 sampai 3 kali putaran reel.
Selain itu, pemancing juga perlu menghentakkan joran pancingnya secara perlahan-lahan untuk mengganggu predator yang tidak aktif.
4. Drifting Jigging
Teknik jigging yang terakhir adalah drifting jigging. Teknik ini sangat cocok digunakan untuk memancing di arus yang kuat dengan memanfaatkan jig yang agak lebar agar bisa melayang.
Adapun spot memancing yang cocok dengan teknik ini adalah pada hi-spot yang memiliki kondisi curam. Sebab di tempat tersebut ada banyak predator besar yang sedang mencari mangsa.
Demikian informasi mengenai sederet teknik jigging dan jenis-jenisnya yang perlu diketahui para pemancing. [ENF]
